Hiburan

Pesona Batu Reggae hingga Garden Reef, Alasan Kamu Harus Diving di Muara Badak

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas – Selama ini, Kecamatan Muara Badak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, mungkin lebih dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi dan gas alam. Namun, siapa sangka kalau wilayah pesisir ini ternyata menyimpan “harta karun” tersembunyi di dasar lautnya?
Bagi kamu pencinta dunia bawah air, Muara Badak kini menjelma menjadi magnet wisata bahari baru yang wajib masuk dalam daftar buruanmu. Tidak kalah dengan destinasi populer lainnya, kawasan wisata bahari Pangempang Coral Reef menawarkan pesona bawah laut yang siap membuatmu berdecak kagum.
Mengapa kamu harus mencoba sensasi diving di sini? Ini dia alasan kuatnya!
Untuk menuju surga bawah laut ini, kamu tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di tengah laut. Cukup bertolak dari kawasan Pangempang, kamu hanya memerlukan waktu sekitar 20 hingga 30 menit saja menggunakan kapal klotok tradisional milik nelayan setempat. Perjalanan singkat ini tentu sangat nyaman, bahkan bagi kamu yang mudah mabuk laut.
Begitu tiba di lokasi penyelaman, ada berbagai biota laut, mulai dari ikan karang warna-warni hingga hamparan karang yang sehat siap menyambutmu. Muara Badak setidaknya memiliki tiga spot selam favorit dengan karakteristik uniknya masing-masing:
HM Faisal Kadis Pariwisata Kaltim saat menikmati Terumbu karang di kawasan Pangempang , Foto : Muklis
  • Batu Lampe Kecil: Memiliki kedalaman berkisar antara 5 hingga 20 meter. Keunggulan utamanya adalah arus bawah lautnya yang relatif tenang, menjadikannya lokasi yang sangat ramah dan aman bagi para penyelam amatir atau pemula yang baru belajar.
  • Batu Reggae: Spot eksotis yang menawarkan formasi batuan karang unik. Tempat ini menjadi rumah dan tempat bermain favorit bagi berbagai kawanan ikan tropis yang cantik.
  • Garden Reef: Sesuai dengan namanya, spot ini menyajikan pemandangan layaknya taman bunga buatan alam di dasar laut. Kamu akan disuguhi keanekaragaman terumbu karang yang tumbuh rapat dan sangat instagenic.
Keindahan yang kamu nikmati hari ini adalah buah dari kerja keras. Dahulu, ekosistem karang di Muara Badak sempat menghadapi tantangan berat akibat aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.
Namun, berkat aksi gigih para penggiat lingkungan lokal seperti Mansur, bersama komunitas yang konsisten melakukan pemantauan (monitoring) serta teknik transplantasi karang, surga bawah laut ini berhasil bangkit kembali. Menyelam di sini berarti kamu turut mengapresiasi dan mendukung gerakan lingkungan masyarakat lokal.
Meningkatnya tren wisata diving di Muara Badak membawa dampak ekonomi yang sangat positif. Kesadaran masyarakat pesisir yang tumbuh membuat banyak nelayan lokal beralih profesi atau mengambil kerja sampingan sebagai pemandu wisata selam dan penyedia jasa pancing. Dengan berwisata ke sini, kamu secara langsung membantu memutar roda ekonomi warga pesisir yang telah menjaga laut mereka.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera kemas pakaian selammu, ajak teman-teman komunitasmu, dan rasakan sendiri pengalaman magis menyusuri keindahan Batu Reggae hingga Garden Reef di Muara Badak!

Bagikan

Related Posts