Samarinda, Solidaritas – Niat hati mencari asisten untuk meringankan beban harian, seorang majikan di Jalan Sultan Sulaiman justru mendapati tabungan masa depannya ludes dikuras.
Aksi senyap sang baby sitter yang menilep berlian majikannya secara bertahap sejak April lalu menjadi bukti nyata betapa berbahayanya sebuah kelengahan.
Sebelum Anda menjadi korban berikutnya, mari bedah mengapa kita harus ekstra waspada dan super selektif sebelum memutuskan membawa pembantu baru ke dalam rumah.
Ungkapan tersebut sangat tepat. Kasus yang menimpa F menjadi teguran keras bagi kita semua bahwa latar belakang yang terlihat meyakinkan belum tentu menjamin kejujuran seseorang.
Agar terhindar dari musibah serupa.
Bberikut adalah beberapa langkah selektif yang wajib Anda lakukan saat memilih pengasuh anak (baby sitter) atau asisten rumah tangga (ART):
1. Gunakan Jasa Penyalur Resmi dan Berizin
- Verifikasi Agen: Pastikan yayasan memiliki izin operasional resmi dari Dinas Tenaga Kerja.
- Garansi Tukar: Pilih agen yang memberikan garansi penggantian personel jika pekerja tidak cocok atau bermasalah dalam jangka waktu tertentu.
2. Lakukan Background Check (Pengecekan Latar Belakang) yang Ketat
- Dokumen Asli: Minta dan simpan salinan (atau tahan sementara dokumen asli yang diizinkan) seperti KTP, Kartu Keluarga, dan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian).
- Hubungi Kontak Darurat: Pastikan nomor telepon keluarga di kampung halaman aktif dan bisa dihubungi.
- Lacak Rekam Jejak: Jika merekrut secara independen, minta nomor kontak mantan majikan sebelumnya untuk mengonfirmasi kinerja dan perilaku mereka.
3. Batasi Akses Area Privasi
- Kunci Kamar Utama: Jangan biarkan ART atau baby sitter bebas keluar masuk kamar tidur utama tanpa pengawasan, terutama saat Anda tidak di rumah.
- Gunakan Brankas: Simpan perhiasan, uang tunai, logam mulia, dan dokumen penting di dalam brankas besi yang tertanam kuat atau simpan di Safe Deposit Box (SDB) bank.
4. Manfaatkan Teknologi Pengawasan
- Pasang CCTV: Letakkan kamera pengawas di titik-titik krusial seperti ruang tamu, area bermain anak, dan koridor di depan kamar tidur.
- Pantau Berkala: Pilih sistem CCTV yang bisa diakses secara real-time melalui ponsel Anda kapan saja.
5. Lakukan Audit Barang Berharga Secara Rutin
- Jangan Tunda Memeriksa: Belajar dari kasus di atas di mana pelaku mencuri secara bertahap, biasakan untuk memeriksa tas, laci, dan kotak perhiasan Anda seminggu sekali, bukan menunggu berbulan-bulan.









