Kota Samarinda

Inovasi Berbuah Manis, Samarinda Sabet Predikat Kota Terbaik se-Kalimantan

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Kota Tepian kembali mengukir prestasi gemilang di panggung nasional. Dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Kota Samarinda sukses membuktikan diri sebagai “pemimpin” di Pulau Kalimantan dengan raihan skor tertinggi, yakni 8,78.
Angka tersebut melampaui capaian kota-kota besar lainnya di Kalimantan, seperti Palangkaraya (8,60), Banjar (8,52), Tarakan (7,29), hingga Pontianak (7,03). Prestasi ini menjadi kado spesial bagi warga Samarinda di bawah nakhoda Wali Kota Andi Harun.
Tak tanggung-tanggung, dua penghargaan bergengsi langsung diborong Samarinda untuk regional Kalimantan: Terbaik I Kategori Creative Financing dan Terbaik I Pengendalian Inflasi.
Penghargaan Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran bukan halangan untuk membangun. Samarinda dinilai cerdik dalam mencari celah pembiayaan alternatif yang efisien untuk mempercepat proyek-proyek strategis daerah. Sementara itu, di sektor pangan, Samarinda dianggap paling sigap menjaga stabilitas harga melalui langkah-langkah taktis TPID dan intervensi pasar yang tepat sasaran.
Atas prestasi juara pertama ini, Pemkot Samarinda berhak membawa pulang insentif fiskal sebesar Rp3 miliar.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa tantangan kepala daerah saat ini jauh lebih kompleks. Menurutnya, dinamika geopolitik dunia—mulai dari konflik Timur Tengah hingga perang Rusia-Ukraina—kini berdampak langsung ke daerah, terutama soal BBM dan pangan.
“Hari ini, apa yang terjadi dalam konteks geopolitik bisa berdampak pada daerah. Jadi memang konteks global yang menantang ini sangat berbeda,” ujar Bima Arya.
Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa capaian ini adalah buah dari kepemimpinan yang adaptif dan keberanian untuk berinovasi. Namun, ia mengingatkan agar jajarannya tidak cepat puas.
“Penghargaan ini bukan hanya simbol capaian, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kami menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutur Andi Harun dengan optimis.
Dengan skor tertinggi ini, Samarinda kini resmi menjadi role model bagi kota-kota lain di Kalimantan dalam hal tata kelola keuangan dan stabilitas ekonomi. Red

Bagikan

Related Posts