Kutai Kartanegara, Solidaritas-Pemerintah Kutai Kartanegara dikenal sebagai daerah yang memanjakan para pelaku UMKM, banyak sekali program pemerintah yang pro terhadap para pelaku UMKM bahkan dalam RPJMD 2021-2026 telah menetapkan program strategis pembangunan daerah yang terdiri dari 23 Program Dedikasi Kukar Idaman (Kutai Kartanegara Inovatif, Berdaya Saing dan Mandiri).
23 program dedikasi Kukar Idaman ini bahkan menempatkan Pemkab Kukar mendapatkan berbagai penghargaan terkait pembinaan terhadap UMKM.
Meski demikian Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengingatkan agar pencapaiaan ini terus dijaga dan dikembangkan karena hingga saat ini ruang yang disiapkan belum dapat menampung secara keseluruhan. Maka dari itu Ia mengharapkan kesadaran pelaku usaha agar mengikuti prosedur, mengikuti tata kelola agar kondisi lokasi ikon tersebut nyaman, sehingga terus banyak orang yang datang. Bahkan ruang publik yang menjadi ikon Tenggarong telah diakui pengunjung dari luar Kukar.
“Pertahankan, pelihara keberhasilan ini, tanggapi dengan baik kritikan publik, lakukan evaluasi agar lebih baik lagi,” kata Edi Damansyah saat menggelar silaturahmi dan Halal bi Halal bersama Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Wirausaha Muda, Ekonomi Kreatif, dan Organisasi Kepemudaan, Selasa (8/4/25) malam di Pendopo Odah Etam Tenggarong.
Edi mengatakan bahwa berbagai program Pemerintah khususnya program Kukar Idaman telah dapat berjalan dengan baik khususnya peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu indikatornya adalah keberadaan UMKM yang terus berkembang dan naik kelas.
Capaian ini merupakan komitmen Pemkab Kukar melalui instansi terkait dan tentunya peran masyarakat yang terhimpun dalam komunitas- komunitas yang menjadi mitra Pemkab.
Contohnya di kawasan jalan Kartanegara dan titik nol Tenggarong yang menjadi ruang publik dimanfaatkan masyarakat dan pelaku usaha yang telah berjalan baik.
“Dari contoh itu terlihat bahwa pengembangannya berjalan baik. Disisi lain masyarakat/komunitas ini komitmennya memang tinggi sehingga ada tekad yang sama makanya ikon Tenggarong ini bisa tumbuh berkembang,” jelas Edi.
Dari itu Pemkab mendorong melalui instansi terkait untuk mendukung kemajuan masyarakat Kukar, baik itu bidang ekonomi kreatif dan keterampilan ketenagakerjaan, hingga sektor pertanian dalam arti luas yang didukung dengan manajemen dan teknologi yang maju, hingga permodalan melalui Kredit Kukar Idaman tanpa agunan tanpa bunga.
Sekaligus terus melakukan pemantauaan melalui instansi terkait program yang dijalankan tersebut, sehingga diketahui titik lemahnya untuk dievaluasi.
Edi mengatakan bahwa meningkatnya UMKM di wilayah Kutai Kartanegara telah membuat perputaran ekonomi di Kabupaten Kukar sangat memuaskan, termasuk pajak yang dibayarkan para pelaku usaha.
Artinya kolaborasi antara Pemkab dengan para pelaku usaha dan komunitas berjalan baik dan memberikan hasil signifikan bagi pengembangan UMKM di Kukar. Di kecamatan juga bergerak akan hal ini, Ia juga memerintahkan Camat memberikan ruang untuk UMKM.
Untuk penyandang disabilitas juga tentunya tak luput dari perhatian Pemkab Kukar dan akan terus bersama warga berkebutuhan khusus. “Salah satu contohnya saya mendorong cleaning service di kantor kantor agar melibatkan mereka, dan memang terbukti bisa bekerja dengan baik,” katanya. ADV/Diskominfo Kukar/IL









