Samarinda, Solidaritas – Sebuah drama luar biasa tersaji pada laga pamungkas pekan ke-34 BRI Super League jalur juara. Bermain di depan publik sendiri di Stadion Segiri pada Sabtu sore, skuad asuhan Fabio Lefundes mengamuk dan melakukan pesta gol dengan menghancurkan Malut United lewat skor mencolok 7-1.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Pesut Etam langsung menekan pertahanan tim tamu. Penyerang asing Mariano Peralta tampil gemilang dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-7 dan ke-11. Dominasi tuan rumah semakin menjadi-jadi setelah Juan Villa memperbesar keunggulan semenit kemudian di menit ke-12.
Koldo Obieta tidak mau ketinggalan dengan mengemas dua gol pada menit ke-26 dan 57, disusul oleh gol dari Muhammad Sihran di menit 78, dan ditutup oleh Kaio menjelang akhir laga pada menit 90. Sementara Malut United hanya mampu membalas satu gol hiburan lewat Frets Butuan pada menit ke-77.
Kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi tim tamu. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengakui bahwa absennya sejumlah pemain inti di timnya menjadi biang kerok yang mengganggu keseimbangan strategi hingga mereka harus pulang dengan kekalahan besar.
“Masalah yang terjadi memang tidak kelihatan enam pemain kami. Itu yang selama ini dominan separuh musim. Salah satu faktor yang mungkin kami tidak bisa unggul goal games di sini, salah satunya mungkin faktor itu,” ujar Hendri Susilo berlapang dada.
Di sisi lain, meski kemenangan besar ini belum cukup untuk membawa trofi juara ke Tanah Borneo karena kalah rekor head-to-head dengan Persib Bandung, apresiasi tinggi tetap mengalir. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyatakan tetap sangat bangga dengan rekor sejarah yang dicetak anak asuhnya musim ini.
“Kita adalah tim yang paling produktif dengan 74 gol. Di best eleven liga, kita ada tiga pemain yang kemungkinan bisa digunakan untuk Timnas Indonesia. Kita juga pecah rekor kemenangan berturut-turut, tapi kita tidak juara,” kata Fabio mengapresiasi kerja keras skuadnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengaku bangga dengan prestasi yang dicapai Borneo FC Samarinda. Agar bisa maksimal tampil di Asia, orang nomor satu di Kota Samarinda itu berkomitmen akan menyiapkan Stadion Segiri Samarinda agar bisa memenuhi standar penyelenggaraan Piala Champions Asia yang diikuti oleh Borneo FC.
Selain itu, Stadion Segiri Samarinda juga tengah disiapkan untuk menjadi salah satu venue pertandingan Piala Asia U-17 di Indonesia.
“Dukungan penguatan dari dukungan terhadap stadion, agar bisa tetap menjadi stadion kebanggaan bagi Borneo FC kita akan berjuang bersama-sama. Dan apresiasi itu jauh lebih bijaksana kalau kita tunjukkan pada dukungan terhadap fasilitas pertandingan bagi Borneo FC,” tegas Andi Harun mengenai rencana renovasi dan peningkatan fasilitas tersebut.
Kemenangan fantastis yang menutup perjuangan dengan kepala tegak ini membuat Borneo FC tetap memiliki tempat istimewa di hati pendukungnya. Apalagi, secara matematis, perolehan poin akhir mereka di klasemen sama persis dengan sang juara. Red









