Kutai Kartanegara, Samarinda – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2021-2026 telah menetapkan program strategis pembangunan daerah yang terdiri dari 23 Program Dedikasi Kukar Idaman (Kutai Kartanegara Inovatif, Berdaya Saing dan Mandiri).
Salah satu program unggulan adalah program Program Beasiswa Kukar Idaman merupakan Program Dedikasi KUKAR IDAMAN, yang ditujukan untuk mengapresiasi prestasi, minat dan bakat siswa/siswi dan mahasiswa/mahasiswi Kukar untuk melanjutkan sekolah/kuliah (sekolah/perguruan tinggi umum maupun keagamaan) dengan perikatan dalam skema tematik sesuai kebutuhan pembangunan daerah (reguler dan stimulan).
Untuk mewujudkan program tersebut Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus berupaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu.
Hal ini diungkapkan Sunggono Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara usai memimpin rapat koordinasi persiapan pembentukan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis, 20 Maret 2025, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah.
Lebih lanjut Sunggono mengatakan Sekolah Rakyat ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 5-10 hektare dan menyasar masyarakat miskin di Kabupaten Kutai Kartanegara. Konsepnya berupa sekolah berasrama yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA. Sunggono menyebutkan bahwa lokasi potensial yang dipertimbangkan adalah kawasan Jonggon, yang juga menjadi area pengembangan fasilitas pelatihan kerja.
Dengan kapasitas hingga 1.000 siswa, sekolah ini akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti asrama dan area pelatihan. Pemerintah pusat juga direncanakan akan mengatur proses rekrutmen dan penggajian tenaga pendidik untuk mendukung kelangsungan sekolah ini.
“Kami menyambut baik program ini karena sejalan dengan tujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Meski Kabupaten Kutai Kartanegara belum masuk dalam 100 daerah percontohan, kami optimis dapat berpartisipasi dalam program ini,” kata Sunggono.
Program Sekolah Rakyat ini berada di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan tujuan utama menciptakan kawasan pendidikan terpadu yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu.
Sekolah ini akan mengadopsi sistem asrama dan menyediakan pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) secara gratis. Selain memberikan pendidikan formal, sekolah ini juga akan membekali siswa dengan keterampilan hidup dan pembinaan karakter untuk mempersiapkan mereka menghadapi masa depan.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, pemerintah daerah juga akan membangun akses jalan guna mempermudah mobilitas ke lokasi sekolah.
“Lokasinya di Desa Jonggon dekat SPN, dan di sana juga ada rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) oleh Disnakertrans. Harapannya, setelah lulus SMA, para siswa bisa langsung mendapatkan pelatihan keterampilan untuk masuk ke dunia kerja,” kata Sunggono
Program Sekolah Rakyat ini sejalan dengan kebijakan nasional dan telah diterapkan di beberapa daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Kukar kini tengah menyiapkan diri agar bisa turut serta dalam program yang digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, kita berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kukar bisa mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya,” tutup Sunggono. ADV/ Diskominfo Kukar/ Sup








