Kab. Kutai Kartanegara

Dishub Kukar Ajak Masyarakat Berkendara dengan Santun dan Beretika

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas – Sebagai pengendara di jalan masyarakat dihadapkan dengan berbagai peraturan yang harus ditaati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada saat berkendara atau mengemudikan kendaran, karena peraturan terdapat sanksi bagi seseorang yang melanggarnya.

Dari itu Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara senantiasa mengajak masyarakat untuk mengetahui dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dalam berkendara, dengan tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas dan mematuhi segala aturan yang ada mengenai lalu lintas.

Dengan mengetahui dan mematuhi serta mengenali dan memahami peraturan lalu lintas di harapkan masyarakat dapat berkendara dengan santun dan ber-etika, sehingga dapat menciptakan keamanana dan ketertipan di jalan raya.

Hal ini diungkapkan Ahmad Junaidi Kadis Perhubungan Kukar kepada media di kantornya selasa (4/3/2025), Selain itu Ahmad Junaidi mengaskan bahwa dengan menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang baik, termasuk tidak parkir sembarangan dan menghormati sesama pengguna jalan, membuat Jalan di daerah kita tidak semrawut.

“Saya ingin masyarakat Kukar memiliki budaya lalu lintas yang baik. Misalnya, tidak parkir sembarangan, mendahulukan orang yang berbelok atau putar arah. Yang paling penting adalah beretika dalam berlalu lintas,” kata Junaidi .

Menurutnya membangun budaya tertib lalu lintas merupakan bagian penting selain tertib aturan lalu lintas. Ia mencontohkan bagaimana di Balikpapan, pengendara sudah terbiasa menghentikan kendaraan mereka untuk memberi kesempatan bagi yang hendak berbelok.

“Masyarakat Kukar sendiri sejauh ini tertib dalam berlalu lintas, namun budaya beretika berkendara ini harus lebih kita tumbuhkan lagi.” Jelasnya.

Guna mensosialisasikan hal itu Dishub Kukar akan membuat video pendek yang tujuanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan sekaligus mengingatkan pentingnya etika berlalu lintas.

“Pada dasarnya, masyarakat ingin tertib, hanya saja butuh ada yang mempelopori. Peran media, hingga media sosial sangat penting dalam membangun budaya berlalu lintas yang beretika ini,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya juga menyoroti perbedaan budaya lalu lintas di beberapa kota. Menurutnya, di Balikpapan, masyarakat cenderung lebih sabar dan tertib karena pengaruh budaya pekerja dari luar daerah yang membawa etika berkendara yang baik.

Berikut adalah beberapa tips untuk berkendara dengan aman dan beretika:
1. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.
2. Patuhi rambu-rambu lalu lintas.
3. Berkendaralah dengan aman dan santun.
4. Bersikaplah saling menghormati sesama pengguna jalan.

ADV/Rya


Bagikan

Related Posts