Samarinda, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menegaskan bahwa tidak ada permasalahan yang terjadi antara pemerintah Propinsi Kalimantan Timur dengan Pemerintah Kota Samarinda. Deputi Otonomi daerah Kemendagri ini mengatakan bahwa semua pemerintahan adalah satu NKRI, jadi tidak ada yang berdiri sendiri-sendiri.
“Semua masalah administrasinya sudah selesai, kalau saya sebagai pemegang kewenangan saya oke oke aja sepanjang untuk kepentingan masyarakat apalagi yang lewat ini adalah masyarakat, cuma semua prosedurnya semua harus dilalui, kita minta hal hal yang berkaitan dengan itu harap dipenuhi,” kata Akmal Malik saat melakukan peninjauan di lokasi pembangunan terowongan dijalan Kakap Senin (22/1/2023) siang.
Pada kesempatan itu Akmal malik juga sempat menjadi penengah saat walikota Samarinda Andi Harun bersitegang dengan kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kaltim Fahmi Prima Laksana.
Pj Gubernur Kaltim tersebut sempat menenangkan kepala BPKAD yang tidak terima Andi Harun selalu menyebut namanya di media sosial dan meminta kepala BPKAD untuk menjauh .
“Sudah sudah,” kata PJ Gubernur Kaltim saat meminta Fahmi memisahkan jarak dari Andi Harun.
Peninjauan langsung yang dilakukan Pj gubernur Kaltim Akmal Malik untuk menuntaskan persoalan yang ramai dimasyarakat terkait pemberhentian sementara pengerjaan akses jalan terowongan di Jalan Kakap, Samarinda yang berada tepat di belakang Rumah Sakit Islam (RSI) oleh BPKAD Prov Kalimantan Timur.
Dalam penjelasanya didepan Pj Gubernur kaltim Akmal Malik dan Sekprov Kaltim Sri Wahyuni dan Kepala BPKAD Fahmi Prima Laksanan, Andi Harun mengatakan bahwa jalan yang dibangun nantinya digunakan oleh masyarakat seputar jalan kakap untuk melintas, karena nantinya jalan yang ada saat ini akan di tutup karena akan sangat berbahaya jika masyarakat melintasi kawasan proyek.
“Ini jalan lintasan untuk masyarakat karena nantinya akses jalan yang ada menjadi jalan proyek pengerjaan terowongan,”kata Andi Harun.
Mengenai DED dan perencanaan Amdal, Andi harun mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan dokumen yang ada.
“Saya bilang terowongan ini didesain untuk dua arah kalau peencanaanya satu arah nanti kita lihat/ kan kita bukan orang teknis nanti analisa lalulintasnya yang menentukan,” kata Andi harun.
“Saya insinyur tapi saya gak berani mengatakannya karena ini bukan keahlian saya, kalau berkaitan dengan masyarakat apa yang tidak bisa diselesaikan,”tegas Andi Harun.
Sementara itu selesai melakukan peninjauan langsung Pj Gubernur kaltim Akmal Malik dan Walikota Samarinda bersama Forkopinda melakukan pertemuan tertutup di Aula Bahempas RSJD Atma Husada Mahakam. Bejo









