News

Rem Blong, Truk Maut Seruduk 5 Mobil dan 5 Motor di Jalan Poros Samarinda-Bontang

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Kecelakaan beruntun mencekam terjadi di jalur poros Samarinda-Bontang, tepatnya di turunan Kilometer 13, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, pada Kamis (30/4/2026) sore. Diduga akibat rem blong, sebuah truk bermuatan melaju tak terkendali dan menghantam belasan kendaraan di depannya.
Insiden ini mengakibatkan lima unit mobil mengalami rusak parah dan lima orang pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius.

Kecelakaan bermula saat truk dengan kabin berwarna merah meluncur deras dari arah Samarinda menuju Bontang. Kondisi jalan yang saat itu tengah padat aktivitas masyarakat membuat tabrakan tak terhindarkan.
Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, truk tersebut mengalami gagal fungsi pengereman saat melintasi jalan menurun.
“Awal mulanya ada truk dari Samarinda menuju Tanah Merah. Sesampainya di lokasi, remnya terasa keras. Sopir sudah berupaya membantu dengan oper gigi rendah dan menarik rem tangan, namun tetap tidak berfungsi hingga terjadi tabrakan beruntun yang melibatkan sekitar 5 unit mobil,” ujar Aiptu Joko Wahyudi di lokasi kejadian.

Guna menghindari amuk massa yang emosi melihat kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung mengamankan Juanda, sang pengemudi truk. Kepada petugas, Juanda mengaku bahwa sebenarnya kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum berangkat.
“Pas saya dari sana (atas), saya sudah masukkan gigi dua. Tapi pas diinjak remnya tidak mau, keras sekali, mungkin kepanasan. Saya sudah tarik rem tangan juga tapi tetap tidak berhenti,” aku Juanda dengan nada gemetar.
Jukni, salah satu pengemudi mobil Avanza yang menjadi korban, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Jukni yang sedang dalam perjalanan dari Sangatta menuju Samarinda mengaku melihat truk tersebut meluncur cepat dari arah berlawanan dan menyapu kendaraan di depannya.
“Kejadiannya cepat sekali. Di sebelah saya banyak antrean motor, jadi tidak bisa menghindar banyak. Saya cuma sempat banting setir ke kiri supaya tidak hantam depan,” kata Jukni.

Pantauan di lapangan, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang akibat bangkai kendaraan yang melintang di tengah jalan. Unit Laka Lantas Polresta Samarinda segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat.
Lima korban luka-luka saat ini sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kegagalan sistem rem pada truk maut tersebut. Red

Bagikan

Related Posts