Kutai Kartanegara, Solidaritas – Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Pemerintah Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki dua agenda utama dalam rencana pembangunan tahun 2025, yaitu Relokasi Kantor Camat Muara Jawa karena kantor yang ada saat ini memiliki lokasi yang kurang strategis selain itu program ada juga peningkatan akses antar Kelurahan dan desa.
Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyatakan bahwa rencana relokasi kantor camat sudah masuk dalam tahap perencanaan dan akan diusulkan untuk masuk dalam APBD Murni 2026, dengan target pembangunan kantor baru dimulai dan digunakan pada 2026. Selain itu, program pemberdayaan warga melalui pelatihan ekonomi dan lingkungan juga terus digalakkan.
Lebih lanjut Ramli mengatakan bahwa kantor camat yang ada saat ini secara fisik masih memadai, namun lokasinya yang dianggap kurang strategis dan membahayakan bagi warga yang akan berurusan.
“Lokasinya berada di tanjakan serta minimnya area parkir sehingga sering menjadi kendala, terutama saat ada kegiatan berskala besar atau kunjungan resmi, meski demikian bangunan memang masih layak pakai” kata Ramli, selasa (22/7/2025).
Disamping itu Ramli mengatakan bahwa lahan kantor camat yang ada saat ini masih jauh dari kata layak karena minim lahan untuk parkir, sehingga ketika ada acara selalu terjadi masalah khususnya untuk menempatkan kendaraan kendaraan para tamu dan warga.
Dari itu Ramli merencanakan akan memindahkan kantor camat yang ada saat ini ke gedung milik salah satu kelurahan yang ada di muara jawa karena memiliki lahan lebih luas, sehingga proses pelaksanaan pembangunanya tidak terlalu rumit.
“Tidak perlu penghapusan aset, cukup dengan optimalisasi penggunaan bangunan yang sudah ada agar pelayanan masyarakat bisa lebih optimal,” jelas Ramli.
Ramli juga menyebutkan selain relokasi, perhatian juga diberikan pada peningkatan dua akses jalan utama yang menghubungkan kelurahan.
Peningkatan kualitas jalan menuju kantor kecamatan dan dua ruas jalan penghubung antar kelurahan yang kondisinya masih belum memadai itu juga menjadi prioritas saat ini.
ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga dan aparat pemerintahan.
Selain itu, pemerintah kecamatan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar seperti gang lingkungan dan drainase melalui dukungan dana RT.
Mereka juga aktif memfasilitasi pelatihan masyarakat dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan pengelolaan lingkungan.
Rencana relokasi kantor camat telah tercantum dalam tahapan perencanaan dan disiapkan untuk diusulkan dalam APBD Murni tahun 2026, dengan harapan dapat dibangun dan digunakan pada tahun 2026.
“Minimal tahun ini bisa masuk perencanaan dan pembahasan anggaran. Harapan kami, 2026 sudah bisa dibangun dan digunakan,” tegasnya. ADV/Diskominfo Kukar/IL









