Samarinda, Solidaritas – Keheningan subuh di Jalan Kadrie Oening, Gang Bersama, Kelurahan Air Hitam, seketika berubah menjadi mimpi buruk bagi Aqil Fadhlurrohman (21). Selasa (28/4/2026), pemuda ini harus merelakan sepeda motor Honda Vario 125 kesayangannya raib digondol maling hanya karena kelengahan kecil: lupa mengunci setang.
Peristiwa ini bermula saat Aqil pulang membuang sampah sekitar pukul 00.25 Wita. Lantaran merasa sudah di depan rumah kontrakan, ia memarkirkan motor putihnya begitu saja tanpa mengunci setang sebelum beristirahat. Namun, keputusan itu justru memberi “karpet merah” bagi pelaku kejahatan.
Sekitar pukul 04.30 Wita, saat lingkungan masih terlelap, pelaku berinisial RL (49) melancarkan aksinya. Memanfaatkan kondisi motor yang mudah digeser, RL membawa kabur kendaraan tersebut tanpa hambatan berarti.
“Kejadiannya subuh, saat motor terparkir tanpa kunci setang. Kondisi ini yang memudahkan pelaku beraksi,” jelas Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Wawan Gunawan, dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026).
Aqil baru menyadari motornya hilang saat terbangun pukul 11.00 Wita. Setelah sempat mencari ke sana-kemari namun nihil, ia akhirnya memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu pada Rabu (29/4/2026).
Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu. Berbekal olah TKP dan pemeriksaan saksi, polisi juga menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Tak butuh waktu lama, analisis rekaman tersebut berhasil mengungkap identitas pelaku.
Gerak cepat kepolisian membuahkan hasil manis. Kurang dari 24 jam sejak laporan diterima, tepatnya pukul 23.00 Wita, RL berhasil diringkus petugas di kawasan yang tak jauh dari tempat kejadian perkara.
“Berkat rekaman CCTV dan keterangan saksi, identitas pelaku berhasil kami kantongi. Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan kini sedang dalam proses hukum,” tegas AKP Wawan.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi warga Samarinda agar tidak pernah mengabaikan keamanan kendaraan. Meskipun berada di lingkungan rumah sendiri, mengunci setang atau menggunakan kunci ganda tetap menjadi cara paling ampuh untuk mencegah aksi pencurian di waktu-waktu rawan. Red









