Kab. Kutai Kartanegara

Kukar Idaman: Membangun Infrastruktur Digital untuk Masa Depan yang Cerah

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk membangun infrastruktur digital yang kuat dan merata, guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya infrastruktur digital yang baik, Kukar dapat menjadi lebih maju dan kompetitif dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan.

Namun sayang hingga saat ini sejumlah desa di Kecamatan Tabang, Pemkab Kukar masih menghadapi kendala dalam hal akses internet, meski demikian pihaknya mengupayakan agar masyarakat di wilayah tersebut mendapatkan akses internet yang memadai.

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat menyebut jaringan internet di wilayahnya belum sepenuhnya memadai, terutama di desa-desa yang berada di kawasan hulu.

Tingginya jumlah pengguna internet di wilayahnya tidak diimbangi dengan kapasitas jaringan yang memadai. Hal ini menyebabkan koneksi internet menjadi lambat dan sinyal sering hilang.

“Jaringan kami di sana belum semua memadai, mungkin jumlah pengguna internet meningkat, tapi kapasitas teknisnya belum memenuhi. Ketika ingin menggunakan internet, koneksi terasa lambat, bahkan kadang sinyal bisa hilang,” Kata Rakhmadani kepada media di Tenggarong, Kamis (5/6/2025).

Pemkab Kukar sendiri lanjut Rakhmadani memiliki beberapa program strategis untuk meningkatkan akses internet dan kualitas jaringan di wilayahnya, termasuk di Kecamatan Tabang.

Seperti program pemantapan konektivitas wilayah,  Program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam rangka menjamin kelancaran komunikasi, informasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Targetnya adalah meningkatkan jalan kabupaten mantap sampai dengan 80% dan pembangunan jalan desa/kecamatan sepanjang 50 Km per tahun. Selain itu, program ini juga menargetkan Kutai Kartanegara tanpa blank spot dalam hal jaringan internet.

Kemudian ada Program Digitalisasi Pelayanan Publik (DISAPA), Program yang ditujukan untuk membangun mindset dan kulturset tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi informasi.

” Pemkab Kukar juga telah meluncurkan teknologi Broadband 6.0 dan melakukan sosialisasi transformasi digital menuju Smart Regency. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur digital dan kualitas layanan publik ,” jelas Rakhmadani .

Saat ini lanjut Camat, Desa-desa di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang belum terakses jaringan internet adalah desa Umaq Tukung dan desa Umaq Dian, meski demikian pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan internet di wilayah tersebut.

Upaya pemkab Kukar untuk meningkatkan Akses Internet adalah dengan membangun tower repeater 4G di beberapa desa untuk meningkatkan kualitas sinyal internet.

“Pemerintah Kabupaten Kukar bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mengatasi masalah blank spot di beberapa desa, termasuk penggunaan Teknologi Radiolink saat ini beberapa desa telah menerima solusi radiolink untuk mengatasi masalah sinyal lemah,” tambahnya.

Rakhmadani berharap tahun ini kebutuhan dan pemenuhan akses internet di Kecamatan Tabang bisa menjadi prioritas, sehingga jaringan internet dapat merata dan mendukung pembangunan berbasis digital. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga fokus melaksanakan pembangunan infrastruktur digital untuk mengatasi blankspot di beberapa desa.

“Dengan komitmen dan upaya yang kuat, Kukar berkomitmen membangun infrastruktur digital yang kuat dan merata, guna meningkatkan akses internet dan kualitas jaringan, mendukung pembangunan berbasis digital, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mari kita dukung program ini untuk mewujudkan Kukar yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu untuk mencari Solusi untuk Akses Internet yang Lebih Baik di Tabang, Camat Tabang terus berkoordinasi dengan Pemkab Kukar untuk mencari solusi meningkatkan akses internet, dengan menggunakan layanan Starlink sebagai salah satu langkah. Namun, Starlink memiliki keterbatasan jangkauan, sehingga perlu upaya lebih lanjut untuk memastikan akses internet merata di seluruh wilayah desa. ADV/Diskominfo Kukar/ IL

 


Bagikan

Related Posts