Samarinda,Solidaritas – Menyanyikan lagu Indonesia Raya dapat meningkatkan rasa nasionalisme karena lagu ini merupakan simbol perjuangan kemerdekaan dan identitas bangsa Indonesia.
Dari itu untuk meningkatkan nasionalisme di kalangan ASN dan Non ASN di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengintruksikan core values ASN berakhlak itu jangan cuma dibaca saja tapi dihayati diresapi.
Hal ini disampaikan Edi Damansyah Bupati Kukar saat pelaksanaan apel gabungan ASN dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Senin (20/1/2025) pagi kemarin di lapangan upacara halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong.
Core Values ASN BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Core Values tersebut seharusnya dapat dipahami dan dimaknai sepenuhnya oleh seluruh ASN serta dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari.
“Dalam pelaksanaan Core Values ASN BerAKHLAK, menyanyikan lagu Indonesia Raya termasuk dalam implementasi Core Values, jadi sudah seharusnya lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan benar jadi kalau tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan benar diberhentikan saja,” kata Edi Damansyah.
Edi mengatakan bahwa dalam beberapa kesempatan dirinya berkunjung ke kantor pemerintahan, begitu mendekati jam 10.00 pagi semua pegawai harus berdiri menyanyikan lagu Indonesia raya. Ini sudah sesuai dengan core values ASN berakhlak untuk terus menumbuhkan dan menguatkan rasa nasionalisme.
“Karena pengamatan dari beberapa lembaga, di ASN ini tersusupi juga ada yang tidak mau menyanyikan lagu Indonesia raya tapi saya tanya siapa namanya belum diberikan, kalau ada namanya seperti itu ya diberhentikan saja dengan hormat ataupun tidak hormat selesai sudah urusan,” tegas Edi.
Selain itu Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini meminta agar jajaranya betul-betul melaksanakan kewajiban ini dilaksanakan dengan baik dan dihayati. Harapannya juga sebelum menyanyikan lagu Indonesia raya tolong para pegawai mengaji dulu. Bagi yang muslim mengaji Al-Qur’an dan non muslim mengaji kitab keyakinan masing-masing. Karena menurut Edi gerakan ini sudah ditetapkan di dalam Perda nomor 4 tahun 2021.
“ASN sebagai pelopor gerakan mengaji di Kabupaten Kutai Kartanegara, ini bukan maunya Edi secara pribadi, saya tegaskan ini karena masih ada di dinas dinas itu suaranya miring kami kan turun ke kantor nih suruh bekerja kenapa kok disuruh ngaji, dan yang bersuara begini orangnya itu itu saja itu juga yang datang terlambat ke kantor dan itu juga yang cuma buat kesah kesah mengesahkan kawan,” jelas Edi. Red








