Daerah

Senyum Kembali Merekah di Kampung Birang, Kisah di Balik Pembangunan Sekolah yang Sempat Viral

Bagikan

Berau, Solidaritas –  Langit di atas Desa Birang, Kecamatan Gunung Tabur, tampak begitu cerah pada Senin (3/8/2026) pagi. Secercah cahaya matahari yang hangat seolah ikut membawa kabar baik yang sudah lama dinanti oleh warga setempat.

Sejak pagi buta, puluhan warga telah berkumpul di sebuah tanah lapang yang baru saja diratakan. Riuh rendah obrolan dan senyum sumringah menghiasi wajah mereka. Tidak jauh dari kerumunan tersebut, tumpukan kayu balok berukuran besar sudah tersusun rapi, siap dipotong dan diolah menjadi fondasi masa depan anak-anak mereka.

Bagi warga Gunung Tabur, tumpukan kayu tersebut jauh lebih berharga daripada sekadar bahan bangunan. Itu adalah simbol babak baru bagi anak-anak mereka yang selama ini harus bertaruh dengan cuaca, debu, dan peluh.

Sebelumnya, kondisi SD 001 Filial Birang sempat menjadi sorotan tajam di jagat maya. Sebuah video memprihatinkan memperlihatkan para siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah tenda terpal akibat keterbatasan ruang kelas.

Ketika angin kencang berembus atau hujan deras mengguyur, aktivitas belajar seketika berubah menjadi rasa cemas. Namun, polemik tersebut kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bergerak cepat dengan memindahkan sementara aktivitas belajar ke SD Negeri 001 Birang.

Fasilitas transportasi sekolah gratis pun disediakan agar anak-anak tetap bisa bersekolah dengan aman selama gedung baru mereka dibangun.

Langkah cepat ini diambil Pemkab Berau bersama masyarakat untuk mempercepat penyediaan fasilitas kelas yang aman dan layak bagi para siswa. Foto : Ist

Pembangunan gedung permanen yang kini dimulai di tanah lapang Desa Birang menjadi solusi konkret agar para siswa segera memperoleh fasilitas pendidikan yang layak dan bermartabat.

Langkah nyata ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis. Baginya, pemandangan anak-anak yang belajar di bawah terpal bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan panggilan untuk memenuhi hak dasar anak bangsa.

“Ini bukan hanya membangun gedung sekolah, tetapi memastikan anak-anak kita memperoleh haknya untuk belajar di tempat aman, nyaman, dan layak,” kata  Gamalis, Wakil Bupati Berau.

Gamalis menegaskan bahwa pembangunan SD Filial Birang merupakan investasi jangka panjang. Sekolah yang kokoh adalah kunci utama untuk mendongkrak kualitas pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan.

Kendati demikian, Gamalis meminta agar pembangunan dipercepat namun kecepatan tidak boleh mengorbankan kualitas.

“Kami ingin prosesnya berjalan sesuai target sehingga siswa tidak lagi belajar dengan fasilitas yang terbatas,” tuturnya.

Kini, riuh rendah proses pembangunan mulai terdengar di Kampung Birang. Suara gergaji dan ketukan palu yang akan segera menggema di tanah lapang itu menjadi melodi penuh harapan bagi para orang tua murid.

Gamalis optimistis, kehadiran gedung baru ini akan menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat terhadap fasilitas pendidikan yang memadai.

Cerahnya langit Birang pagi itu seakan menjadi restu alam bahwa dalam waktu dekat, tidak ada lagi kecemasan saat awan hitam mendung datang di tengah jam pelajaran. Anak-anak Kampung Birang akan segera kembali merajut mimpi mereka di dalam kelas yang kokoh, dengan senyum yang merekah dan semangat yang baru. Red


Bagikan

Related Posts