Samarinda, Solidaritas – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda pada Selasa (14/7/2026). Di sela-sela kesibukan menjaga ketertiban kota, jajaran Polresta Samarinda yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Hendri Umar, S.I.K., M.H., hadir membawa misi penting: mempererat tali silaturahmi dan memperkuat fondasi hukum di Kota Tepian.
Pertemuan resmi perdana sejak Dr. Haedar, S.H., M.H. menjabat sebagai Kepala Kejari (Kajari) Samarinda ini berlangsung selama 1,5 jam. Jauh dari kesan kaku, diskusi mengalir santai namun sarat akan komitmen penegakan hukum yang profesional, cepat, dan transparan.
Bagi kedua instansi, sinergi bukan sekadar slogan di atas kertas. Kajari Samarinda, Dr. Haedar, menegaskan bahwa komunikasi yang solid adalah motor utama untuk memberikan kepastian hukum dan menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.
Kunjungan perdana Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar ke Kantor Kejari Samarinda pada Selasa (14/7/2026) memperkuat sinergi penegakan hukum yang profesional dan transparan melalui komitmen penanganan perkara secara harmonis serta rencana perluasan forum koordinasi rutin bersama pengadilan dan lembaga pemasyarakatan.
Pertemuan yang disambut hangat Kajari Dr. Haedar ini menekankan pentingnya sinergi, soliditas, dan efektivitas kinerja berbasis kekeluargaan khas Kalimantan.
“Sinergi yang baik menjadi kunci agar proses penegakan hukum dapat berjalan lebih cepat, memberikan kepastian hukum, serta memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat,” ujar Dr. Haedar yang saat itu didampingi oleh para Kepala Seksi (Kasi).
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol. Hendri Umar, menambahkan bahwa kebersamaan ini berakar kuat pada kearifan lokal. Nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta sikap saling menghargai khas masyarakat Kalimantan harus menjadi landasan utama hubungan antaraparat.
“Sebagai sesama aparat penegak hukum, kami harus terus membangun komunikasi yang baik agar setiap penanganan perkara berjalan efektif, profesional, dan harmonis,” kata Hendri Umar .
Ke depan, kedua lembaga bersepakat untuk menjaga ruang komunikasi tetap terbuka dengan memperkuat kolaborasi melalui agenda rutin coffee morning yang direncanakan meluas secara inklusif melibatkan Pengadilan Negeri Samarinda, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Samarinda, serta seluruh elemen Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.
Lewat obrolan santai di meja kopi, diharapkan segala sumbatan komunikasi dapat diurai. Langkah ini menjadi babak baru bagi Polresta dan Kejari Samarinda dalam mewujudkan sistem peradilan yang lebih humanis, transparan, dan akuntabel. Red









