Kriminal

Kena Prank! Peserta Samarinda Half Marathon Dari Luar Daerah Laporkan Panitia ke Polisi

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Ratusan peserta Samarinda Half Marathon (SHM) 2026 resmi mendatangi Unit Reserse Kriminal Polresta Samarinda untuk melaporkan panitia penyelenggara atas dugaan penipuan.
Para peserta tidak terima dengan aksi pembatalan sepihak yang dilakukan panitia menjelang hari pelaksanaan, padahal banyak dari mereka yang datang dari luar daerah dan sudah tiba di Kota Samarinda.
Pembatalan sepihak ini menggagalkan penyelenggaraan lomba lari kategori 21K, 10K, dan 5K yang rencananya digelar pada Sabtu (20/6/2026) pagi lalu. Kasus ini mencuat setelah ribuan peserta kecele pada Jumat (19/6/2026). Saat jadwal pengambilan perlengkapan lari (race pack), tidak ada satu pun panitia yang berada di lokasi acara.
Jasmin, salah satu peserta asal Samarinda, mengaku sangat kecewa dengan gagalnya lomba lari jarak jauh ini. Ia awalnya tertarik mengikuti event ini karena menjadi ajang berkumpulnya komunitas lari dari berbagai daerah.
“Berkas semua peserta di hari terakhir itu sudah dibuangi semua di tempat sampah. Padahal itu perjuangan orang juga kan, masa tidak ada sama sekali tanggung jawabnya,” ujar Jasmin dengan nada kecewa saat memberikan keterangan.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Rahmat Aribowo, menyatakan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti dugaan penipuan event SHM 2026 ini hingga ke tingkat penyidikan. Hingga saat ini, sudah ada sekitar delapan orang yang diperiksa, terdiri dari korban maupun terduga pelaku.
“Terduga terlapor belum dilakukan penangkapan. Mereka dengan keinginan sendiri datang ke Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan. Keterangan-keterangan mereka sudah kami periksa, dan itu masih dalam proses penyelidikan, belum dapat kami periksa semua,” jelas Kompol Rahmat Aribowo.
Berdasarkan laporan para peserta, Samarinda Half Marathon 2026 ini mempertandingkan tiga kategori utama:
  • Kategori 5K: Ditujukan untuk umum, master, pelajar, dan anak-anak dengan biaya pendaftaran Rp185.000.
  • Kategori 10K: Ditujukan untuk umum dan master dengan biaya pendaftaran Rp250.000.
  • Kategori 21K: Ditujukan untuk umum dan master dengan biaya pendaftaran Rp350.000.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sedikitnya ada 1.900 peserta yang terdaftar dalam event yang menjanjikan total hadiah Rp100 juta ini. Para peserta tidak hanya berasal dari Samarinda, tetapi juga banyak yang berdatangan dari luar kota hingga luar Provinsi Kalimantan Timur. Red

Bagikan

Related Posts