News

Wujud Nyata Program Gratispol: Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp288,5 Miliar untuk Kuliah Gratis

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Kabar gembira datang bagi dunia pendidikan di Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi Kaltim baru saja merampungkan penyaluran tiga tahap bantuan biaya kuliah melalui Program Gratispol.

Tak tanggung-tanggung, total anggaran yang dikucurkan mencapai angka fantastis, yakni Rp288,5 miliar.Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan anak muda Kaltim bisa terus menempuh pendidikan tanpa terganjal biaya.

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 63.603 mahasiswa yang tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS).

“Pemerintah harus benar-benar hadir untuk masa depan anak-anak kita,” tegas Gubernur Rudy di Samarinda, Selasa.

Beliau juga menginstruksikan Biro Kesra untuk bergerak cepat agar manfaat bantuan ini segera dirasakan oleh para mahasiswa.

Sebaran Bantuan: Dari Unmul hingga Politeknik Sendawar Dana besar tersebut telah didistribusikan ke 7 PTN dan 45 PTS di wilayah Kalimantan Timur.

Menariknya, bantuan ini tidak hanya menyasar mahasiswa umum, tetapi juga mencakup program kerja sama, dokter spesialis, hingga tenaga kependidikan.

Beberapa kampus dengan alokasi penerima Uang Kuliah Tunggal (UKT) terbesar pada tahap III di antaranya:

Universitas Mulawarman (Unmul): Rp61,1 miliar (12.938 mahasiswa).

Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT): Rp39 miliar (7.713 mahasiswa).

Politeknik Negeri Samarinda (Polnes): Rp13,9 miliar (3.655 mahasiswa).

Institut Teknologi Kalimantan (ITK): Rp12,4 miliar (3.572 mahasiswa).

Satu poin penting yang menjadi sorotan adalah mekanisme pengembalian dana bagi mahasiswa yang sudah telanjur membayar UKT secara mandiri.

Berdasarkan saran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gubernur Rudy Mas’ud akan segera bersurat kepada 52 pimpinan perguruan tinggi terkait.

Kepala Biro Kesra Setda Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa surat tersebut bertujuan agar pihak kampus segera melakukan refund atau pengembalian uang kepada mahasiswa.

“Pak Gubernur diminta mengirimkan surat agar seluruh PTN dan PTS segera melakukan pengembalian UKT kepada mahasiswa yang telah membayar,” jelas Dasmiah.

Melalui Program Gratispol ini, Pemprov Kaltim berharap pendidikan tinggi dapat menjadi instrumen utama dalam memutus rantai kemiskinan dan mencetak generasi unggul untuk masa depan Benua Etam.Red


Bagikan

Related Posts