Samarinda, Solidaritas – Stadion Segiri kembali menjadi saksi keangkeran bagi tim tamu. Kali ini, Persita Tangerang terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah ditekuk 2-0 oleh Borneo FC dalam laga lanjutan Super League 2025/2026, Selasa malam.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga angka, melainkan sinyal perang terbuka menuju takhta juara.
Pesut Etam tampil dominan sejak menit awal. Ketajaman Mariano Peralta di menit ke-38 serta gol pengunci dari Muhammad Sihran pada menit ke-88 memastikan anak asuh Fabio Lefundes menyamai poin sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, dengan koleksi 72 poin.
Kini, persaingan gelar juara resmi memasuki fase “saling sikut” yang amat panas di tiga laga tersisa.
Dengan poin yang identik dengan Persib Bandung, peluang Borneo FC untuk mengangkat trofi di akhir musim kini berada di titik tertinggi. Berikut adalah faktor penentu peluang mereka:
Kemenangan atas Persita menjadi suntikan moral luar biasa. Keberhasilan menjaga clean sheet membuktikan bahwa lini pertahanan yang digalang Christophe Nduwarugira dan Nadeo Argawinata sedang dalam kondisi puncak. Di sisi lain, Mariano Peralta tetap konsisten menjadi momok mematikan di kotak penalti lawan.
Menariknya, rival utama mereka, Persib Bandung, dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Persija di Stadion Segiri (kandang Borneo) pada pekan ke-32. Meski Borneo tidak bermain, hasil laga tersebut akan sangat menguntungkan mereka. Jika Persija mampu menahan atau mengalahkan Persib, Borneo FC berpeluang besar menyalip di tikungan terakhir.
Gol Muhammad Sihran dari bangku cadangan membuktikan Fabio Lefundes memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Di tengah jadwal padat tiga laga sisa, rotasi pemain dan kontribusi pemain pengganti akan menjadi kunci Borneo FC untuk tetap konsisten meraih poin penuh.
Jika Borneo FC mampu menyapu bersih 9 poin dari tiga laga sisa, mereka hanya perlu berharap Persib Bandung terpeleset minimal satu kali (seri atau kalah). Mengingat Persib akan menghadapi tekanan besar saat melawan Persija di Samarinda, peluang Borneo FC untuk “mengudeta” posisi puncak terbuka sangat lebar.
Prediksi: Perebutan juara kemungkinan besar akan ditentukan hingga pekan terakhir. Borneo FC memiliki keunggulan psikologis karena bermain di depan pendukung sendiri yang sedang haus akan gelar juara kasta tertinggi. Red







