DPRD Samarinda

Jangan Cuma Jadi Penonton, Celni Pita Sari Tantang Anak Muda Samarinda Ambil Peran

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Di tengah hiruk-pikuk Kota Samarinda yang terus bersalin rupa, sebuah pesan mendalam terselip bagi mereka yang sedang berada di puncak usia produktif.
Di era di mana perkembangan zaman berputar secepat jempol menyapu layar ponsel, Celni Pita Sari melontarkan sebuah pengingat penting: masa muda bukan sekadar untuk dihabiskan, melainkan diinvestasikan.
Bagi Celni, realita saat ini adalah pedang bermata dua. Arus teknologi yang begitu deras seringkali membuat generasi muda terlena dalam gaya hidup yang sekilas menyenangkan namun minim produktivitas.
Media sosial, yang seharusnya menjadi jendela dunia dan alat penambah wawasan, tak jarang hanya menjadi panggung tren sesaat tanpa dampak jangka panjang bagi kualitas diri.
“Generasi muda perlu menggunakan waktunya untuk belajar, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman,” tegas Celni.
Politisi Partai Nasdem ini menyoroti bahwa di balik ketatnya persaingan dunia kerja, peluang sukses sebenarnya terbuka lebar bagi siapa saja. Namun, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi: kemauan untuk terus berkembang dan kemampuan beradaptasi.
Baginya, kesuksesan tidak datang mengetuk pintu mereka yang hanya menunggu tanpa persiapan.
Setiap pemuda, menurut Celni, membawa potensi unik yang berbeda satu sama lain. Bakat-bakat alami ini ibarat permata mentah yang tidak akan berkilau tanpa diasah.
Dengan keberanian untuk mengembangkan potensi sesuai minat, anak muda tidak hanya akan mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Setiap anak memiliki kemampuan berbeda. Keberanian mengembangkan potensi diri menjadi modal penting menghadapi persaingan terbuka sekarang,” tambahnya.
Celni menaruh harapan besar agar pemuda di Kota Tepian tidak sekadar menjadi saksi atau penonton di tengah kemajuan zaman yang pesat. Ia bermimpi melihat anak muda Samarinda mengambil peran sentral dalam pembangunan daerah melalui karya-karya kreatif dan inovatif.
Pesan ini menjadi alarm bagi generasi muda: konsistensi dalam belajar adalah kunci. Sebab, di masa depan yang semakin kompetitif, peluang emas hanya akan berpihak pada mereka yang paling siap. Jangan sampai kursi kesuksesan yang seharusnya menjadi milik anak bangsa, justru direbut oleh mereka yang lebih tekun mempersiapkan diri. Adv

Bagikan

Related Posts