Kutai Timur, Solidaritas – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan Area Traffic Control System (ATCS) akan mulai aktif pada awal tahun mendatang. Sistem ini menjadi terobosan penting dalam modernisasi pemantauan lalu lintas di Sangatta.
Progres pemasangan telah mencapai tahap final. Tower, tiang, dan jalur jaringan telah dipasang di tiga persimpangan dengan mobilitas tinggi.
“Target kami, awal tahun ATCS sudah beroperasi penuh. Semua perangkat sudah terpasang dan tinggal tahap sinkronisasi kontrol,” ujar Kasi Lantas Dishub Kitim, Zulkarnain, Selasa (11/11/2025).
Sistem ATCS dilengkapi kamera berputar yang mampu menangkap pergerakan kendaraan dari berbagai sudut. Teknologi ini juga didukung perekaman otomatis sehingga insiden dapat dipantau kembali jika dibutuhkan untuk investigasi.
Selain itu, Dishub Kutim mengintegrasikan ATCS dengan alat pengukur kecepatan serta perangkat pencatat Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR).
Data tersebut menjadi acuan Dishub untuk menyusun kebijakan transportasi berkelanjutan.
Zulkarnain menyebut bahwa salah satu keunggulan ATCS adalah kemampuan memberikan teguran langsung.
“Jika ada pengendara tanpa helm atau berhenti di tempat terlarang, kami bisa menegur langsung melalui speaker di lokasi,” tutupnya.
Dishub Kutim kini mempersiapkan personel pengoperasian dan ATCS akan aktif selama 24 jam.
Dengan teknologi ini, pemerintah berharap pengendara semakin disiplin dan risiko kecelakaan dapat ditekan. ATCS disebut sebagai langkah besar menuju kota yang lebih tertib dan aman.(ADV)









