Kab. Kutai Kartanegara

Dinkes Kukar Sosialisasi Peran Bidan yang Sangat Penting dalam Pelayanan Kesehatan

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas- Bidan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam kesehatan ibu dan anak. Mereka memberikan pelayanan antenatal, persalinan, dan postnatal, serta berperan dalam promosi kesehatan dan edukasi. Selain itu, bidan juga terlibat dalam pengelolaan pelayanan, menjadi konselor, pendidik, dan penggerak masyarakat.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar), Kusnandar saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Minggu (22/6/2025).

Acara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kusnandar dengan kegiatan yang mengusung tema ‘Peran Strategis Bidan Dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas 2045’.

Lebih lanjut Kusnandar mengharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Acara ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kukar menuju Indonesia Emas 2045.

Bidang memiliki peran penting dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB), dengan Slogan nasional “Ada KB, Ada Bidan, Ada Bidan, Ada KB” menekankan pentingnya peran bidan dalam KB.

“Dengan keberadaan bidan diharapkan mampu meningkatkan sinergitas antara pemerintah, bidan, dan pihak terkait untuk memajukan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Kusnandar.

Peringatan HUT IBI bukan hanya acara seremonial, namun acara ini diharapkan mempererat tali silaturahmi antara bidan dan pihak terkait, meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran bidan dalam pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kukar.

“Peringatan HUT di Kukar diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Acara ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kukar menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Kusnandar.

Mengenai BPJS Kusnandar  menekankan pentingnya pemahaman terhadap kebijakan BPJS Kesehatan yang berdampak pada pembiayaan persalinan normal di rumah sakit.

Kebijakan ini mengharuskan proses persalinan normal dilakukan melalui mekanisme e-KTP.

Perubahan kebijakan BPJS Kesehatan berdampak pada pembiayaan persalinan normal di rumah sakit lanjut Kusnanda, mekanisme e-KTP harus digunakan untuk proses persalinan normal.
“Para Bidan diharapkan mempersiapkan diri menghadapi perubahan ini,” tegas Kusnandar.

Sementara itu Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh bidan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) atas kontribusi besar mereka dalam dunia kesehatan. Dalam sambutannya, Ahmad Yani mengucapkan selamat kepada seluruh bidan atas peringatan Hari Bidan Internasional dan HUT IBI Ke-74.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh bidan atas peringatan Hari Bidan Internasional dan HUT IBI Ke-74. Semoga di usia yang semakin matang ini, IBI semakin kuat, solid, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” harap Ahmad Yani.

Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Daerah (PD) IBI Kalimantan Timur Periode 2023-2028, Eko Wijiastuti, yang mewakili Bupati Kutai Kartanegara, Kusnandar selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kukar Emy Susilawati, dan ibu-ibu bidan senior yang telah purna tugas. ADV/Diskominfo Kukar/IL


Bagikan

Related Posts