News

Pencaharian Korban Longsor Dilanjutkan, BPBD Tambah Dua Alat Berat

Bagikan

Samarinda,Solidaritas – Pencarian korban longsor di Samarinda, Kalimantan Timur, akan dilanjutkan hari ini setelah dua jenazah ditemukan kemarin, Tim SAR telah menemukan jenazah Ibu Hamdana dan putranya Nasrul, di Jalan Belimau, Gang Bulu Tangkis, RT 022, Kelurahan Lempake, Proses evakuasi masih berlangsung dengan hati-hati karena kondisi tanah yang labil dan pergerakan tanah susulan.

Tim sar gabungan dari BASARNAS, BPBD ,  TNI, POLRI dan Relawan kembali melakukan pencaharian terhadap duakorban tanah longsor di jalan Balimau gang bulutangkis rt 22 kelurahan lempake samarinda/ kalimantan timur selasa (13/5/25).

Pencarian korban tanah longsor di Samarinda akan dilanjutkan hari ini dengan bantuan tambahan dua alat berat dari BPBD. Alat berat ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.

Alat Berat yang Digunakan Back Hoe untuk menggali dan memindahkan material longsor dan Truck W Crane 3 Ton  untuk mengangkat dan memindahkan material berat.

Dengan penambahan alat berat ini, tim SAR dan BPBD Samarinda berharap dapat menemukan korban lainnya dengan lebih cepat dan efektif. Proses pencarian akan terus dilakukan dengan hati-hati dan teliti untuk memastikan keselamatan tim penyelamat dan korban

Di hari kedua tim sar rencananya akan melanjutkan pencaharian disisi kamar dan ruang keluarga  yang diduga menjadi tempat terakhir korban berada.

Suwarso  Kepala BPBD kota Samarinda  mengatakan hujan yang terjadi 3 hari terakhir dilokasi kejadian membuat pergeseran tanah masih terus terjadi , hal itu membuat tim pencaharian harus berhati hati.

Hari kedua BPBD juga menambah dua unit alat berat untuk melakukan pencaharian dan penanganan longsor dikawasan itu.

“Ada juga dua orang lagi usianya 17 dan 14 tahunkeduanya wanita atau Perempuan saat ini masih dilakukan pencaharian,” kata Suwarso.

Sementara itu pada pencaharian hari pertama tim sar telah menemukan hamdana dan nasrul ibu dan satu anak laki lakinya dua korban lainya adalah Nurul Sakira dan Fitri masih  dalam pencaharian. Red


Bagikan

Related Posts