DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara

Pemkab Kukar Berupaya Mengatasi Kesenjangan Pembangunan Desa melalui Infrastruktur

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar terus berupaya meningkatkan infrastruktur dasar, terutama jalan penghubung antarwilayah desa, untuk mengatasi kesenjangan pembangunan antara desa di wilayah terpencil dan desa lainnya.

Bahkan Bupati Kukar, Edi Damanyah, secara rutin melakukan kunjungan langsung ke desa-desa untuk memastikan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan, sehingga pembangunan dapat sesuai dengan kebutuhan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dari itu pembangunan infrastruktur dasar menjadi faktor krusial dalam mewujudkan desa mandiri di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (05/05/2025) .

Lebih lanjut Arianto menekankan bahwa infrastruktur bukan hanya kebutuhan fisik, tetapi juga bagian dari indikator dalam penilaian status kemandirian desa.

Banyak desa di Kukar masih berstatus berkembang dan maju, namun belum memiliki infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan layanan sosial.

Kondisi jalan di desa-desa tersebut masih berupa jalan tanah atau menggunakan batu pengeras, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat dan menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Infrastruktur dasar yang memadai, seperti akses jalan, fasilitas ekonomi, dan sarana pelayanan publik lainnya, sangat penting untuk mengoptimalkan potensi desa dan meningkatkan kemandirian desa,” kata Arianto.

Arianto juga menyoroti pentingnya infrastruktur ekonomi desa, seperti pasar yang aktif dan berkelanjutan, dalam meningkatkan kemandirian desa.

Banyak desa di Kukar masih belum mampu menghadirkan pasar mingguan sebagai pusat transaksi dan penggerak ekonomi lokal.

Arianto menjelaskan bahwa penilaian desa mandiri tidak hanya dilihat dari sektor infrastruktur fisik, tetapi juga dari keberadaan akses layanan keuangan, kegiatan ekonomi masyarakat, serta kemandirian kelembagaan desa.

“Fondasi infrastruktur sangat penting untuk meningkatkan pelayanan publik dan menggerakkan ekonomi desa. Desa-desa yang lokasinya berdekatan dengan pusat kota atau kawasan pengembangan cenderung lebih cepat mengalami kenaikan status karena pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut berjalan lebih cepat,”tegasnya. ADV/DPMDKukar/Sup


Bagikan

Related Posts