Kab. Kutai Kartanegara

Tidak Hanya Di Kantor, Bupati Kukar Minta Kepala OPD Rajin Kelapangan

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas –  Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah minta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran agar dapat terus konsisten melaksanakan program Kukar Idaman.

Dalam arahannya Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan bahwa kepala OPD tidak hanya berkerja di kantor namun juga rajin kelapangan, hal ini tidak hanya memastikan program yang ditetapkan pemerintah bisa berjalan lancar namun juga bisa menampung semua aspirasi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen bersama untuk kinerja yang lebih baik lagi di tahun 2025, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memimpin penandatanganan perjanjian kinerja, Senin (20/1/2025) dua hari lalu dalam apel gabungan ASN dan Non ASN di Lapangan Upacara Halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong.

“Saya juga melakukan tanda tangan perjanjian kinerja, ini sistem yang dibuat. Para kepala OPD juga penandatanganan kinerja dan saya minta kepada kepala OPD dinas badan turunkan ini kepada satuan jabatan tingkat bawahnya,” kata Edi kepada wartawan Rabu (22/1/2025) pagi tadi.

Pemerintahan harus tertib bukan hanya dari sisi administratif tapi tolong hal ini bisa dilaksanakan dengan baik dan dikawal dengan baik. Karena menurut Edi dalam perjalanannya memang ada evaluasi dan beberapa kelemahan-kelemahan, tapi juga banyak prestasi yang sudah dicapai.

“Jadi harapan saya berangkat dari kelemahan itu mari sama-sama lakukan perbaikan. Saya ingatkan kembali kinerja itu sudah ada biaya sudah ada anggarannya, Pak Joko kepala Bapenda dan Pak Sukoco kepala BPKAD terus berjuang untuk melakukan koordinasi dan komunikasi terkait dengan pendapatan daerah khususnya dari dana bagi hasil, Alhamdulillah kondisi hitungan variabel bagi hasil terus membaik data-datanya,” papar Edi.

Program kegiatan yang sudah ditetapkan satuan-satuan biayanya ini bisa dilaksanakan dengan baik, dirinya menyadari pada tatanan realisasinya memang masih terkendala dengan hal-hal non teknis yang terkait dengan prilaku aparatur sipil negara.

“Pola pikir ini saya minta harus dihilangkan dengan baik. Saya minta kepala dinas badan pengampu layanan publik yang membangun sarana prasarana layanan kepada masyarakat lakukan evaluasi dengan baik lakukan kunjungan ke lapangan dengan baik,” tegasnya.

“Harus ada perubahan pergeseran cara kerjanya karena selama ini kita kurang melihat kondisi lapangan, hanya sekilas jadi tolong didalami,” jelas Edi. Red

 

 


Bagikan

Related Posts