Kutai Timur, Solidaritas – Dunia olahraga di Kutai Timur (Kutim) bersiap memasuki babak baru. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim tengah menyiapkan aplikasi inovatif bernama “Si Olga” (Sistem Informasi Olahraga Kutim), yang digadang menjadi pusat data dan informasi olahraga pertama di daerah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Basuki Isnawan menjelaskan bahwa Si Olga merupakan jawaban atas kebutuhan akan sistem informasi olahraga yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses publik.
“Selama ini, informasi olahraga tersebar di berbagai tempat. Dengan Si Olga, semuanya tersusun rapi dalam satu sistem,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Menurut Basuki, aplikasi ini dirancang tidak hanya untuk kalangan instansi pemerintah, tetapi juga untuk masyarakat umum. Mulai dari atlet, pelajar, hingga penggiat olahraga bisa memanfaatkan platform ini untuk mengakses data cabang olahraga, pelatih, dan program pembinaan yang sedang berjalan.
“Melalui Si Olga, masyarakat bisa tahu siapa atlet berprestasi di Kutim, di mana mereka berlatih, dan bagaimana pembinaannya. Jadi ini juga bentuk penghargaan bagi para pejuang olahraga kita,” tutur Basuki.
Menariknya, selain berbasis daring (online), Dispora Kutim juga menyiapkan versi offline yang bisa diakses langsung di kantor dinas. Komputer khusus akan tersedia di lobi, memungkinkan masyarakat menjelajahi aplikasi meski tanpa koneksi internet.
Ia menerangkan bahwa ingin memastikan kemudahan bagi semua. Tidak semua warga punya akses internet stabil, jadi sistem offline tetap disiapkan agar layanan tetap berjalan.
Basuki menekankan bahwa kehadiran Si Olga bukan hanya untuk mengumpulkan data, tetapi juga untuk memperkuat koordinasi antar lembaga olahraga di Kutim. Dengan satu sistem terpadu, komunikasi antara KONI, sekolah, klub olahraga, dan pemerintah daerah diharapkan semakin efisien.
“Si Olga adalah simbol perubahan. Bukan hanya alat teknologi, tapi juga representasi dari semangat baru dalam tata kelola olahraga di Kutim,” tutupnya.(ADV)







