Kota Samarinda

Senyum Sumringah Mahasiswa Berau,  Kuliah Tenang Tanpa Beban Biaya Lewat Program Gratispol

Bagikan

Berau, Solidaritas – Suasana Auditorium Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Berau mendadak riuh dan penuh haru pada Kamis, 23 Juli 2026. Sebanyak 1.040 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Berau berkumpul dengan guratan senyum sumringah di wajah mereka.
Hari itu, mimpi mereka untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa bayang-bayang kendala biaya menjadi kenyataan lewat kucuran dana Program Gratispol senilai total Rp4,49 miliar.
Program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini menyasar mahasiswa di tiga kampus besar Berau. Universitas Muhammadiyah Berau menerima porsi terbesar senilai Rp3,035 miliar untuk 747 mahasiswanya.
Disusul oleh 185 mahasiswa Politeknik Sinar Mas Berau Coal dengan total bantuan Rp925 juta, serta 108 mahasiswa STIT Tanjung Redeb yang menerima Rp537,55 juta.
Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudi Mas’ud, hadir langsung untuk menyuntikkan semangat kepada para penerima manfaat. Dengan gaya bicaranya yang hangat dan penuh keayahan, Harum meminta para mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.
“Kepada para adik-adik mahasiswa, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta membangun karakter yang kuat,” tutur Harum di hadapan ratusan mahasiswa yang menyimak dengan takzim.
Bagi Rudi, bantuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan investasi nyata untuk masa depan Bumi Etam. Terlebih, Kaltim saat ini tengah bertransformasi dan membutuhkan pasokan generasi muda yang cerdas, berintegritas, serta cinta pada daerahnya sendiri.
“Kami berharap setelah lulus, adik-adik mengabdikan ilmunya untuk membangun Berau dan Kalimantan Timur,” tambah Rudi dengan nada penuh harap.
Menariknya, atmosfer kebaikan Gratispol hari itu tidak hanya memayungi sektor perkuliahan. Sisi humanis kebijakan Pemprov Kaltim kian terasa saat Harum mengumumkan bahwa para pahlawan tanpa tanda jasa dan penjaga rumah ibadah juga ikut kecipratan berkah.
Pemerintah Provinsi Kaltim menggelontorkan insentif senilai Rp500.000 per bulan selama setengah tahun bagi total 1.690 guru dari jenjang TK/KB/RA/TPA, SD/MI, hingga SMP/MTs di Berau. “Perhatian kepada para guru merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan Kaltim,” tegas Rudi.
Tak sampai di situ, keikhlasan para marbot dan kaum religius yang merawat kesucian tempat ibadah juga mendapat apresiasi tinggi. Sebanyak 360 penjaga rumah ibadah dari lintas agama mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, hingga Buddha—turut menerima insentif khusus.
Sentuhan kebijakan ini mempertegas bahwa roda pemerintahan berjalan di atas prinsip keberagaman yang harmonis.
“Bagi kami, seluruh bantuan ini mencerminkan semangat Gratispol dengan menghadirkan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan,” pungkas Rudi di akhir sambutannya.
Acara yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Muhammad Bayu, Direktur Politeknik Sinar Mas Berau Coal, jajaran civitas akademika, tim satgas kampus, serta ratusan mahasiswa program S1 dan S2 yang tampak antusias mengawal masa depan Berau yang lebih cerah. Red

Bagikan

Related Posts