Kab. Kutai Kartanegara

Gubernur Rudy Mas’ud Blusukan Pantau Infrastruktur hingga Desa Terisolir

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas – Mengawali akhir pekan di awal Juli, Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud memilih turun langsung ke lapangan. Orang nomor satu di Benua Etam ini memulai rangkaian kunjungan kerja (kunker) maraton menyusuri wilayah tengah Kaltim, melintasi hamparan Kutai Kartanegara (Kukar) hingga Kutai Barat (Kubar).
Misi utama blusukan darat ini adalah untuk memotret langsung kondisi sosial masyarakat sekaligus memastikan denyut pembangunan infrastruktur di daerah berjalan sesuai rencana.
“Semoga perjalanan kita lancar dari berangkat hingga selesai. Utamakan keselamatan dan pengguna jalan lainnya,” ucap Gubernur Harum dengan hangat melalui saluran radio komunikasi rangkaian rombongan, Jumat (3/7/2026).
Agenda hari pertama langsung berjalan padat. Rombongan mengawali peninjauan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapis) Perempuan Kelas IIA Tenggarong. Tak berselang lama, Gubernur Harum bergeser ke Desa Loleng, Kukar, untuk meresmikan Rumah Produksi Bersama Pakan Ternak sekaligus duduk bersama menyerap aspirasi para pelaku UMKM setempat.
Setelah menempuh jalur darat yang menantang, Gubernur Rudy Mas’ud bersama rombongan dijadwalkan tiba di Melak, Kutai Barat, pada malam hari.
Keesokan harinya, fokus kunker akan tertuju pada urat nadi transportasi. Gubernur Harum dijadwalkan meninjau langsung proyek penanganan ruas poros jalan Asa – Juaq Asa. Proyek jalan sepanjang 2 kilometer dengan spesifikasi rigid beton ini merupakan buah dari realisasi Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun Anggaran 2025.
Tak hanya infrastruktur jalan, sektor pendidikan dan keagamaan juga mendapat porsi perhatian. Gubernur akan meresmikan SMK 3 Sendawar sekaligus menghadiri agenda silaturahmi spesial bersama Menteri Agama RI, Profesor Dr. H. Nasaruddin Umar.
Memasuki hari ketiga, nuansa sosial akan terasa kental. Gubernur Harum direncanakan meninjau langsung program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menyasar pemukiman warga di Tanjung Isuy dan Muara Tae.
Sebagai pemungkas perjalanan dinasnya di wilayah tengah, Gubernur Rudy Mas’ud memilih untuk mendatangi langsung tiga desa yang selama ini masih menyandang status terisolir di Kaltim, yaitu Desa Tanjung Soke, Deraya, dan Gerunggung.
Kehadiran langsung sang gubernur di tiga desa ujung ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi percepatan pembangunan fasilitas publik dan aksesibilitas warga setempat.

Bagikan

Related Posts