Samarinda, Solidaritas – Borneo FC akhirnya berhasil memutus tren negatif di kandang sendiri. Menjamu Bali United di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (20/9/2026) sore WITA, Pesut Etam sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 dalam laga pekan ke-4 Super League yang berlangsung panas dan diwarnai hujan kartu merah.
Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak oleh sang kapten, Juan Villa, melalui titik putih pada menit ke-54. Hasil ini menjadi kemenangan perdana Borneo FC di Stadion Segiri musim ini, setelah sebelumnya dipermalukan oleh Persija Jakarta (0-1) dan Dewa United (1-3).
Tambahan tiga poin ini membuat anak asuh Mauro Jeronimo mengemas 6 poin dari empat pertandingan dan merangsek naik ke posisi 5 klasemen sementara. Sebaliknya bagi Bali United, ini merupakan kekalahan perdana mereka musim ini setelah menyapu bersih dua laga awal. Skuad besutan Johny Jansen tertahan di peringkat 4 klasemen dengan raihan 6 poin dari tiga laga.
Kemenangan ini juga mengusung misi balas dendam yang tuntas bagi Borneo FC. Musim lalu, rekor 11 kemenangan beruntun (winning streak) milik Pesut Etam dipatahkan oleh Bali United di Stadion Segiri dengan skor 0-1. Sore tadi, dendam itu resmi terbayar.
Pertandingan sejatinya dimulai dengan tempo sedang sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim bermain terbuka dan saling menekan. Borneo FC membuka peluang emas pada menit ke-9 lewat aksi Asgal Habib yang menerobos lini belakang Bali United. Sayang, tendangan kerasnya masih mampu ditepis kiper tim tamu, Mike Hauptmeijer.
Petaka bagi tuan rumah dimulai pada menit ke-21 saat bek mereka, Komang Teguh, harus ditarik keluar akibat cedera dan digantikan oleh M. Rifad Marasabessy. Bukannya memperkuat pertahanan, Rifad justru merugikan tim. Pada menit ke-35, ia tertangkap kamera melakukan pemukulan terhadap penyerang Bali United, Rahmat Arjuna.
Wasit tanpa ampun langsung mengarahkan kartu merah untuk Rifad sekaligus Rahmat Arjuna yang terlibat dalam insiden tersebut. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata 0-0.
Penalti Juan Villa Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tidak banyak berubah, namun Borneo FC tampil lebih menekan. Hasilnya terlihat pada menit ke-52 memanfaatkan kesalahan lini belakang Bali United. Bola liar berhasil direbut Xacambu yang langsung menyodorkannya kepada Juan Villa.
Akselerasi cepat pemain asal Kolombia tersebut ke dalam kotak terlarang memaksa bek Bali United, Tim Geypens, menjatuhkannya. Wasit Naufal langsung menunjuk titik putih.
Juan Villa yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh Mike Hauptmeijer pada menit ke-54. Gol ini sekaligus menjadi gol perdana Villa di kompetisi tertinggi Indonesia musim ini.
Usaha Bali United untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah menit ke-70. Skuad Serdadu Tridatu harus bermain dengan 9 orang menyusul kartu merah langsung yang diterima
Tim Receveur setelah melanggar keras pemain Borneo FC. Itu menjadi kartu merah ketiga yang keluar dari kantong wasit dalam laga tensi tinggi ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Borneo FC tetap bertahan.
Pada laga selanjutnya, Borneo FC akan bersiap melakoni laga tandang ke Yogyakarta untuk menantang PSS Sleman pada Senin (28/9/2026).
Sementara itu, Bali United memiliki waktu istirahat lebih panjang dan baru akan bertanding kembali pada 10 Oktober 2026 menjamu Persijap Jepara di Gianyar. Red









