Ilmu Pengetahuan

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – PWI Kaltim menegaskan rekrutmen anggota tidak dibatasi dalam momentum tertentu. Wartawan yang telah memenuhi syarat keanggotaan, termasuk memiliki atau sedang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dapat bergabung kapan saja.

Komitmen tersebut dibarengi tiga program prioritas organisasi, yakni membangun organisasi yang lebih inklusif, mencetak wartawan spesialis di berbagai bidang liputan, serta meningkatkan kapasitas anggota melalui pelatihan berkelanjutan.

Seluruh program itu diposisikan untuk memperkuat kualitas produk jurnalistik dan menjaga profesionalisme insan pers di Kaltim.

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menjelaskan, kegiatan orientasi dan rekrutmen yang digelar bukan berarti pembukaan anggota hanya dilakukan pada hari pelaksanaan acara. Agenda tersebut lebih ditujukan sebagai sosialisasi mekanisme keanggotaan sekaligus memperkenalkan arah baru organisasi.

“Rekrutmen PWI Kaltim berlaku secara kontinu. Wartawan yang memenuhi syarat bisa menjadi anggota, bukan hanya saat kegiatan seperti ini,” beber Rahman, sapaan akrabnya, di Ruang Rapat PWI Kaltim, Kamis (23/7).

Lanjutnya, kepengurusan PWI Kaltim periode ini ingin membangun organisasi yang lebih terbuka. Salah satu langkah yang telah dilakukan ialah menghadirkan situs resmi yang memuat daftar anggota sehingga masyarakat dapat melihat keanggotaan secara transparan.

Ia menyebut perubahan itu juga menjadi bagian dari program prioritas pertama PWI Kaltim, yakni membangun organisasi yang inklusif.

“Kami ingin menghilangkan kesan bahwa PWI hanya untuk wartawan senior. Semua wartawan yang sudah UKW atau sedang berproses mengikuti UKW bisa menjadi anggota. Ketika menjadi anggota organisasi profesi, hak dan kewajibannya juga melekat,” tegasnya.

Program berikutnya adalah membangun wartawan spesialis. PWI ingin anggotanya memiliki keahlian pada bidang liputan tertentu sehingga informasi yang disajikan kepada masyarakat lebih mendalam dan memiliki nilai edukasi.

“Kami berharap wartawan dapat dikelompokkan sesuai kemampuan dan bidangnya masing-masing. Dengan begitu, berita yang dihasilkan lebih mendalam dan benar-benar memberi pemahaman kepada masyarakat,” katanya.

Prioritas ketiga difokuskan pada peningkatan kapasitas anggota. Pelatihan akan digelar secara berkala dengan materi yang disesuaikan kebutuhan lapangan, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), teknik investigasi, analisis data, hingga penguatan keterampilan menulis dan produksi konten multimedia.

Abdurrahman Amin menilai profesi wartawan harus ditopang tiga modal utama, yakni kesadaran profesi (awareness), pengetahuan (knowledge), dan keterampilan (skill).

“Awareness membuat wartawan memahami tanggung jawab sosial dan moralnya. Knowledge menjadi bekal intelektual sebelum menyampaikan informasi kepada publik. Skill menentukan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan. Tiga hal ini yang terus kami bangun,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltim Intoniswan mengingatkan peningkatan kompetensi harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia menegaskan kode etik bukan dibuat untuk membatasi kerja wartawan, melainkan menjadi perlindungan ketika menjalankan profesi.

“Kode Etik Jurnalistik dibuat bukan untuk membatasi kerja wartawan, tetapi melindungi wartawan. Tujuannya melindungi diri sendiri dan melindungi orang lain,” tegasnya.

Ia menjelaskan KEJ hanya terdiri atas 11 pasal sehingga seluruh wartawan semestinya mampu memahami dan menerapkannya dalam setiap aktivitas jurnalistik.

Kepatuhan terhadap kode etik, kata dia, menjadi benteng agar wartawan terhindar dari persoalan hukum, tuduhan pencemaran nama baik, hingga tindakan main hakim sendiri.

“Hampir semua profesi memiliki kode etik. Wartawan juga wajib menjadikannya pedoman dalam setiap kegiatan jurnalistik. Kalau kode etik dipahami dan dijalankan, profesionalisme terjaga dan perlindungan terhadap wartawan juga semakin kuat,” pungkasnya. Red


Bagikan

Related Posts