DPRD Samarinda

Menanti Wajah Baru Tepian Mahakam, Teras Samarinda Tahap II Siap Sambut Warga dalam Hitungan Bulan

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Wajah tepian Sungai Mahakam kini tengah bersiap menyambut babak baru. Proyek prestisius Teras Samarinda Tahap II, yang membentang anggun dari depan Kantor Gubernur Kaltim hingga Dermaga Mahakam Ilir, diprediksi akan segera menjadi ruang publik baru bagi warga Kota Tepian dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Harapan besar agar ikon baru ini segera “bernyawa” disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. Ia menekankan bahwa penyelesaian fisik bangunan saja tidaklah cukup. Hal yang jauh lebih krusial adalah bagaimana fasilitas tersebut bisa segera difungsikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Kami sangat berharap Teras Samarinda ini sudah bisa beroperasi. Targetnya bukan hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar berfungsi sebagai ruang bagi masyarakat,” ujar Abdul Rohim, Senin (11/5/2026).
Menurut politisi PKS ini, kehadiran Teras Samarinda Tahap II bukan sekadar mempercantik estetika kota. Lebih dari itu, kawasan ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus sarana hiburan yang sehat bagi warga. Itulah mengapa ia mewanti-wanti agar proyek ini tidak menjadi “monumen” diam yang berakhir mubazir.
“Jangan sampai ada kegiatan yang sudah selesai tapi kemudian tidak bisa difungsikan. Itu tidak optimal dan akhirnya mubazir,” tegasnya.
Abdul Rohim juga mendesak Pemerintah Kota Samarinda untuk proaktif. Jika memang terdapat kendala teknis yang masih mengganjal operasional di lapangan, ia meminta segera dilakukan evaluasi tanpa menunda-nunda waktu. Baginya, kecepatan dalam memfungsikan fasilitas publik adalah kunci efektivitas anggaran.
Menariknya, sorotan Abdul Rohim tidak berhenti di Teras Samarinda saja. Ia mengingatkan bahwa seluruh infrastruktur yang rampung di tahun anggaran 2025—termasuk kolam-kolam retensi penanganan banjir—harus segera menunjukkan taringnya di tahun 2026 ini.
“Intinya, semua sarana dan prasarana yang sudah selesai harus langsung difungsikan. Kalau belum bisa beroperasi, segera cari tahu kendalanya dan perbaiki,” tutupnya dengan tegas.
Kini, warga Samarinda tinggal menghitung hari. Jika target dua hingga tiga bulan ini terpenuhi, maka Jalan Gajah Mada akan kembali riuh dengan canda tawa keluarga yang menikmati senja di Teras Samarinda yang baru. Red

Bagikan

Related Posts