Opini

Air Mata Bahagia di Balik Janji Suci Karina & Aaron

Bagikan

Catatan : Rusdiansyah Aras

​SENIN ini, langkah kaki saya tertuju ke kediaman Arya Ulin. Ada getaran yang berbeda di udara—campuran antara khidmat, haru, dan kebahagiaan yang meluap. Sahabat sekaligus rekan seperjuangan saya di Kaltim Post, Syafril Teha Noor dan Ibu Waljinah, tengah mengantarkan putri sulung mereka, Karina Aisyah, memulai babak baru kehidupan.

​Karina resmi dipersunting oleh seorang pemuda asal Filipina, Aaron Eigene Portera Vicentino, putra dari pasangan E. Limbaga dan Ibu E. Refresca Auza.
​Kesederhanaan yang Berwibawa.

​Prosesi ijab kabul berlangsung dengan sangat sederhana namun sarat akan makna. Saya memperhatikan Syafril dan istri; raut wajah mereka memancarkan kebahagiaan yang tulus. Namun, benteng ketegaran itu runtuh saat prosesi sungkeman dimulai.

​Melihat Karina bersimpuh memohon doa restu, saya menyaksikan Syafril dan Ibu Waljinah tak kuasa membendung air mata. Itu bukan air mata kesedihan karena kehilangan, melainkan air mata kebahagiaan dan purnanya tugas orang tua dalam mengantar sang putri ke gerbang rumah tangga.

Refleksi Persahabatan
​Momen ini juga membawa ingatan saya kembali ke puluhan tahun silam. Hubungan saya dan Syafril bukan sekadar teman sekantor. Pernikahan kami pun hanya berselisih hitungan hari. Saya menikah lebih dulu pada 9 Desember 1989, dan Syafril menyusul tujuh hari kemudian. Melihatnya kini menikahkan putri sulungnya, rasanya seperti melihat perjalanan hidup kami berputar kembali.

Hikmah dari Kisah Julaibib RA
​Hadir pula mantan Wakil Gubernur Kaltim, H. Hadi Mulyadi, yang didaulat menyampaikan hikmah pernikahan. Selain pantun-pantun segarnya, beliau membagikan kisah inspiratif tentang sahabat Nabi, Julaibib RA.

“Julaibib adalah sosok yang secara fisik mungkin kurang rupawan, namun ketaatannya menjadikannya rebutan para bidadari surga. Beliau gugur sebagai syuhada dan sangat dicintai Allah.”

Pesan utama yang dipetik dari kisah tersebut untuk Karina dan Aaron adalah tentang Sabar dan Syukur:

Plus dan Minus: Setiap pasangan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna.

Kunci Sakinah: Jika kita mampu bersabar menghadapi kekurangan pasangan dan bersyukur atas kelebihannya, insya Allah rumah tangga akan menjadi Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.

Selamat menempuh hidup baru untuk Karina dan Aaron. Untuk sahabatku Syafril, selamat atas kebahagiaan ini. Semoga ikatan dua negara ini senantiasa diberkahi oleh-Nya.(rd)


Bagikan

Related Posts