Solidaritas-Dua gunung api aktif di Indonesia, Gunung Semeru di Jawa Timur dan Gunung Ibu di Maluku Utara, dilaporkan kembali mengalami erupsi pada Kamis, 15 Januari 2026. Aktivitas vulkanik ini terpantau terjadi sejak siang hingga sore hari dengan intensitas yang bervariasi.
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) pada Kamis sore. Berdasarkan laporan visual, awan panas terpantau meluncur hingga sejauh 5 kilometer menuju sisi tenggara gunung, mengikuti aliran Sungai Besuk Kobokan.
Erupsi ini sempat memicu kepanikan warga di lereng gunung, terutama karena aktivitas vulkanik Semeru dilaporkan terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. BPBD Lumajang telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau situasi dan menghimbau masyarakat agar menjauhi sektor tenggara di sepanjang jalur aliran lahar.
Sementara itu, Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, juga tercatat mengalami rangkaian letusan hari ini. Letusan pertama dilaporkan terjadi pada siang hari, disusul dengan aktivitas vulkanik kembali pada malam hari.
PVMBG melalui aplikasi MAGMA Indonesia terus memantau pergerakan kolom abu vulkanik dari Gunung Ibu. Warga dan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas di dalam radius bahaya yang telah ditetapkan oleh pihak otoritas setempat guna menghindari risiko paparan abu vulkanik dan material letusan.
Selain kedua gunung tersebut, aktivitas serupa juga dilaporkan terjadi pada Gunung Marapi di Sumatera Barat pada hari yang sama. Masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana (KRB) diminta untuk tetap waspada, menyiapkan masker untuk melindungi pernapasan dari abu vulkanik, dan selalu mengikuti arahan dari pos pengamatan gunung api (PGA) atau BPBD setempat.
Informasi terkini mengenai status aktivitas gunung api di Indonesia dapat dipantau melalui aplikasi MAGMA Indonesia milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Red








