Samarinda, Solidaritas- Pembangunan driving range di kawasan Kompleks GOR Segiri, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, memasuki fase akhir. Fasilitas ini digadang menjadi tonggak baru fasilitas olahraga modern di pusat kota.
Berbeda dari pembangunan fasilitas olahraga konvensional, proyek senilai Rp61,8 miliar ini mengusung pendekatan ghh (Global Heat Health?) dengan teknologi tinggi dengan konsep latihan golf digital yang diklaim sebagai salah satu yang tercanggih di Kalimantan Timur (Kaltim).
Proyek driving range yang dibiayai melalui APBD Kota Samarinda secara bertahap sepanjang 2024–2025 ini menempatkan teknologi sebagai elemen utama.
Dibangun dengan alokasi Rp27,9 miliar pada 2024 dan Rp33,9 miliar pada 2025, fasilitas ini ditujukan sebagai sarana olahraga publik yang mudah dijangkau dan siap digunakan berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga pegolf profesional.
Keunggulan fasilitas ini terletak pada perangkat modern asal Korea Selatan yang sudah terpasang sepenuhnya.
Total 32 bay termasuk dua ruang VIP telah terhubung dengan sistem digital pemantau akurasi pukulan secara real-time.
Seluruh sistem, mulai dari launch monitor, radar swing, kamera analisis gerakan, hingga aplikasi statistik otomatis sudah melewati tahap uji coba.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan driving range dari DPUPR Samarinda, Hendra Irawan, memastikan bahwa pekerjaan teknis kini tinggal tahap akhir.
“Untuk program dan sistem yang digunakan alhamdulillah sudah terpasang 100 persen. Ada 32 bay dengan dua ruang VIP. Di bawah ada 16 bay termasuk VIP, di atas ada 16 bay,” ungkap Hendra, Minggu 23 November 2025.
Selain teknologi, penataan lapangan juga menjadi fokus. Area pukulan sepanjang 194 meter telah berdiri dengan net pembatas setinggi 40 meter.
Pengerjaan interior gedung dua lantai, pemasangan jaring pagar, serta penataan rumput kini berada dalam tahap penyelesaian.
Fondasi struktur utama driving range yang dikerjakan pada 2024 menjadi penopang rampungnya proyek tahun ini. Hendra menambahkan bahwa seluruh perangkat digital telah berfungsi dengan baik.
“Perangkat sudah terpasang semua dan sudah diuji coba, target Desember 2025 selesai semua dan siap untuk digunakan,” pungkasnya. Red









