News

Beralih Profesi di Tengah Tantangan Ekonomi, Hadi Sukses Jadi Petani Jambu

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas  – Di tengah tantangan ekonomi yang semakin memberat, Hadi, seorang warga di Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, mengambil langkah berani dengan beralih profesi. Semula dikenal sebagai peternak dan pedagang ayam potong, kini ia sukses menekuni budidaya dan perdagangan jambu.
Usaha ini dirintis Hadi enam tahun lalu, bermula dari inisiatif menanam hanya tiga pohon jambu di pekarangan rumahnya di RT 13 Desa Giri Agung.
Saat ini, teras rumah Bapak lima anak itu selalu dipenuhi jambu berwarna merah hasil panen kebun sendiri setiap dua hari sekali. Sesuai jadwal panen rutin, setiap hari Minggu Hadi mulai memetik jambu varietas Citra Madu Kusumah dari kebunnya yang kini telah berkembang menjadi 73 pohon.
Didampingi sang istri, Hadi memanen jambu dengan menggunakan kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi dengan keranjang. Kebunnya berjarak sekitar 500 meter dari rumah. Jambu milik Hadi memiliki perlakuan khusus, di mana buahnya harus dibungkus sejak kecil untuk memastikan pertumbuhan optimal dan mencegah serangan hama.
Hadi mengaku, keputusan beralih profesi didasari keinginan mencari pekerjaan yang tidak terlalu menguras tenaga fisik. “Saya kan pedagang ayam, keliling-keliling sudah capek. Jadi saya punya ide mau berkebun saja, saya cari bibit namanya jambu Citra. Dulu panennya tidak sebanyak ini, hanya 7 pohon,” ujarnya.
Jika dulu ia harus setiap hari mengirim ayam ke Samarinda, kini pembeli yang datang mengambil hasil panen jambu dari kediamannya untuk dijual kembali di Kota Samarinda. Setiap pengiriman mencapai 300 hingga 500 kilogram jambu, dengan harga jual Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
Arif, salah seorang pembeli, memuji kualitas jambu hasil panen Hadi. “Sudah enam tahun saya ambil dari Pak RT ini, dibawa ke Pasar Segiri, seminggu dua kali. Kalau yang Citra ini bagus Pak, peminatnya banyak,” kata Arif, yang juga mengambil komoditas lain seperti pisang dan pepaya.
Tidak hanya berhenti pada jambu, Hadi berencana mengembangkan usaha pertanian lainnya di kebunnya. Dengan kerja keras dan kesabaran, Hadi berharap dapat terus meningkatkan perekonomian keluarganya dan menjadi contoh inspiratif bagi warga lainnya Bejo

Bagikan

Related Posts