Kutai Timur, Solidaritas – Kerja sama lintas sektor antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) membuahkan hasil nyata. Melalui program Parkitmas, layanan kependudukan kini tersedia langsung di seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kutim.
Program ini memberikan kemudahan bagi warga yang baru melahirkan untuk langsung memperoleh dokumen kependudukan tanpa menunggu lama. Data bayi baru lahir langsung diproses dan diterbitkan secara digital melalui sistem kependudukan.
Kepala Disdukcapil, Jumeah, S.Sos., M.M., menyebut bahwa sinergi dengan Dinkes sangat penting agar data kelahiran di Kutim tercatat akurat dan cepat.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dengan dukungan Dinkes, setiap tenaga kesehatan bisa berperan dalam mencatat kelahiran bayi dan membantu masyarakat mendapatkan dokumen resminya,” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, Disdukcapil telah menugaskan operator khusus di setiap rumah sakit dan puskesmas. Mereka bertugas memastikan seluruh proses input data bayi, penerbitan akta, serta pembaruan KK berjalan tanpa hambatan.
“Kami berikan pelatihan teknis agar semua operator memahami cara kerja sistem. Tujuannya agar pelayanan cepat, seragam, dan akurat di seluruh Kutim,” tambah Jumeah.
Program Parkitmas juga mendukung integrasi data antara sektor kesehatan dan kependudukan, memperkuat basis data pemerintah daerah untuk pelayanan publik yang lebih efisien.
Dengan keberhasilan sinergi ini, Kutim kini menjadi salah satu daerah di Kalimantan Timur yang paling aktif menerapkan pelayanan kependudukan berbasis fasilitas kesehatan.(ADV)









