Kutai Kartanegara, Solidaritas – Pemerintah Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan lahan tidur untuk ditanami komoditas pendamping seperti sayuran dan cabai.
Kepala Desa Loa Kulu Kota, Mohammad Rizali, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan sumber pangan yang beragam dan bergizi.
“Dengan mengoptimalkan lahan tidur, kita dapat meningkatkan produksi sayuran dan cabai yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pendapatan petani,” kata Rizali kepada media disela sela acara adat di desa Loa Gagak belum lama ini.
Rizali menambahkan bahwa pemanfaatan lahan yang efektif dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan pada satu komoditas saja.
Saat ini lanjut Rizali petani tidak hanya fokus pada padi, tapi juga mengembangkan komoditas lain seperti sayuran dan cabai untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
Untuk membantu petani, Pemdes Loa Kulu Kota telah menyediakan bantuan berupa benih, pupuk, dan peralatan pertanian untuk mendukung petani dalam mengoptimalkan lahan tidur.
Tidak hanya itu Pemdes juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola lahan dan meningkatkan produksi.
Dengan mengoptimalkan lahan tidur, petani di Desa Loa Kulu Kota dapat meningkatkan pendapatan mereka melalui penjualan sayuran dan cabai.
“Kami berharap dengan adanya program ini, pendapatan petani dapat meningkat dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat,” jelas Rizali.
Untuk mengembangkan program ini Pemdes Loa Kulu Kota juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan pihak lain, seperti pemerintah daerah dan swasta, untuk meningkatkan produksi dan pemasaran hasil pertanian.
“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, kita dapat meningkatkan produksi dan pemasaran hasil pertanian, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat,” tegas Rizali.
Rijali yakin bahwa petani yang berada di Desa Loa Kulu Kota dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada satu komoditas saja, bahkan dengan kerja keras dan kerja sama, kita dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup petani.
Saat ini Pemkab Kukar telah mendukung program yanaag telah di canangkan oleh Pemdes Loa Kulu Kota melalui Program Kukar IDamaan Terbaik, untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui program bantuan pertanian.
Bantuan ini diberikan kepada para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) di Kukar sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Bantuan pertanian ini merupakan lanjutan dari program Kukar Idaman yang telah berjalan sebelumnya. Program ini kini bertransformasi menjadi Kukar Idaman Terbaik, dengan fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.
Dukungan penuh terhadap program ini diharapkan agar Desa Loa Kulu Kota dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan sektor pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. ADV/DPMD Kukar/Sup










