News

Desa Kota Bangun III Terus Optimalkan Lahan Pertanian sebagai sektor Potensial

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas – Desa Kota Bangun III memantapkan posisinya sebagai lumbung pangan potensial di Kutai Kartanegara dengan terus mengoptimalkan lahan pertanian yang ada. Didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, pemerintah desa dan para petani bersinergi memaksimalkan potensi sektor ini demi kesejahteraan warga.
Saat ini Desa Kota Bangun III, memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan luas lahan persawahan mencapai 217 hektare, desa ini seharusnya dapat menjadi penghasil pertanian yang signifikan. Namun, ancaman banjir menjadi kendala utama yang menghambat potensi tersebut.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, saat ini dari total 217 hektare lahan persawahan yang dimiliki desa, hanya sekitar 125 hektare yang dapat digarap secara optimal oleh petani setempat. Sisanya, sekitar 92 hektare, belum bisa maksimal karena kondisinya yang rawan banjir.

“Banjir menjadi masalah klasik yang kami hadapi setiap tahun, Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat membantu kami mengatasi masalah ini sehingga sektor pertanian di desa kami dapat berkembang dengan baik,” kata Lilik kepada Solidaritas di kantornya.

Mengatasi masalah banjir di Desa Kota Bangun III lanjut Lilik memerlukan upaya kolaboratif antara pemerintah desa, kelompok tani, dan Pemkab Kukar. Dengan kerja sama yang baik dan dukungan yang memadai, diharapkan persoalan banjir dapat teratasi dan sektor pertanian di desa ini dapat berkembang dengan baik.

Lebih jauh, Lilik menyampaikan menyampaikan harapan besar agar sektor pertanian di desanya bisa menjadi kekuatan ekonomi utama, kemandirian pangan bukan hanya soal swasembada beras, tetapi juga soal meningkatkan kesejahteraan petani dan membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dengan luas wilayah yang cukup besar dan potensi lahan yang produktif, Desa Kota Bangun III dipandang memiliki peluang besar untuk menjadi sentra pertanian unggulan di Kukar.

“Kami ingin Desa Kota Bangun III menjadi desa yang mandiri secara pangan dan kuat secara ekonomi. Pertanian adalah pintu masuk menuju cita-cita itu,” jelasnya.

Ke depan, program pelatihan petani, bantuan alat pertanian, serta pendampingan teknis diharapkan dapat terus ditingkatkan, seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung.

Kami optimistis lanjutnya bahwa langkah-langkah strategis yang diambil saat ini akan membuahkan hasil dalam beberapa tahun mendatang, menjadikan Desa Kota Bangun III sebagai contoh sukses pembangunan pertanian berbasis desa.

Saat ini lanjut Lilik, Pemkab Kukar melalui program   Kukar Idaman Terbaik terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor pertanian di wilayah pedesaan. Salah satu desa yang secara rutin menerima perhatian dan bantuan adalah Desa Kota Bangun III.
“Alhamdulillah, hampir setiap tahun ada perhatian pemerintah untuk sektor pertanian di Desa Kota Bangun III,” jelas Lilik.
Bantuan yang digelontorkan oleh Pemkab Kukar sangat beragam, mencakup sarana-prasarana pendukung hingga peralatan berat, salah satu kelompok tani di desanya bahkan menerima bantuan traktor pada tahun lalu.
Saat ini Desa Kota Bangun III saat ini memiliki 11 kelompok tani aktif. Meski telah menerima sejumlah bantuan, Lilik menyebut bahwa kelompok-kelompok tani tersebut masih membutuhkan lebih banyak dukungan peralatan untuk mengoptimalkan pekerjaan mereka.
Selain bantuan peralatan, Pemkab Kukar juga turut serta dalam perbaikan infrastruktur pertanian. Upaya normalisasi saluran irigasi serta pembangunan jalan usaha tani terus digenjot demi memperlancar aktivitas para petani dalam mengelola lahan mereka.
“Dukungan infrastruktur ini diharapkan dapat memangkas biaya operasional dan waktu distribusi hasil panen,” tegas Lilik.

Dalam jangka panjang, upaya pencegahan banjir seperti pembangunan infrastruktur yang memadai dan pengelolaan lingkungan yang baik juga perlu dilakukan sehingga kedepan Desa Kota Bangun III dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi pertanian dan mengatasi masalah banjir. ADV/DPMD Kukar/Ar


Bagikan

Related Posts