Kutai Kartanegara, Solidaritas – Masyarakat Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) dengan melestarikan budaya Berseprah, sebuah tradisi makan bersama yang diwariskan sejak zaman Kesultanan Kutai. Tradisi ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan persatuan masyarakat Kukar Selasa (13/05/2025).
Dalam peringatan HUT Sebulu, tradisi Berseprah menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang kecamatan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengatakan, tradisi Berseprah merupakan ciri khas dalam peringatan HUT Sebulu yang menunjukkan kebersamaan dan persatuan masyarakat Kukar. Dengan melestarikan tradisi ini, masyarakat Kukar dapat terus menjaga dan menghormati warisan budaya leluhur
Peringatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Kecamatan Sebulu, tetapi juga menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Edi Damansyah mengatakan tradisi Berseprah, yang menjadi ciri khas dalam peringatan HUT Sebulu, merupakan sebagai simbol kuat kebersamaan dan persatuan masyarakat Kukar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi karena tradisi Berseprah ini masih dilestarikan dan diwariskan sampai generasi hari ini. Tradisi ini mengajarkan bahwa antara pemimpin dan masyarakat tidak boleh ada jarak,” ujar Edi Damansyah dalam sambutannya.
Menurutnya, Berseprah bukan sekadar budaya makan bersama, namun memiliki nilai sejarah dan filosofi tinggi yang mencerminkan semangat gotong royong, kesederhanaan, dan kebersamaan dalam membangun daerah.
Selain itu Pemerintah Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Edi Damansyah, Kecamatan Sebulu memiliki peran strategis dalam pembangunan Kukar, sehingga pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, dan sektor pertanian.
Saat ini pemerintah sedang melaksanakan Pembangunan Infrastruktur yang Sedang Berlangsung, seperti Jembatan Sebulu yang menghubungkan Desa Sebulu Modern dan Dusun Sirbaya ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di wilayah Sebulu.
Jembatan ini juga akan menghubungkan Kecamatan Sebulu dengan Tenggarong, Muara Kaman, hingga Kabupaten Kutai Timur.
Kemudian Infrastruktur Jalan Pemerintah Kecamatan Sebulu juga berencana mengembangkan infrastruktur jalan strategis yang menghubungkan wilayah-wilayah penting di Kecamatan Sebulu.
Ddalam memperingati usia 60 tahun Kecamatan Sebulu, Edi Damansyah menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Kukar yang lebih baik.
“Usia 60 tahun bagi sebuah kecamatan merupakan usia yang matang. Banyak yang sudah dicapai, namun masih banyak pula yang harus kita kerjakan bersama,” tegas Edi.
Edi juga menekankan komitmennya terhadap dunia pendidikan dengan mendorong pemanfaatan program beasiswa Kukar Idaman agar tidak ada lagi anak-anak Kukar, termasuk di Sebulu, yang putus sekolah karena kendala ekonomi.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh warga Sebulu untuk terus menjaga semangat persatuan dan gotong royong, serta bersyukur atas capaian yang telah diraih selama ini.
“Semoga kebersamaan dan semangat masyarakat Sebulu tetap terjaga dalam mengisi pembangunan daerah,” tutup Edi. ADV/DiskominfoKukar/IL










