News

Jelang Pelantikan Andi Harun Sampaikan Jadwal Pelantikan

Bagikan

Samarinda,Solidaritas- Menjelang pelantikan kepala daerah yang terpilih oleh Presiden RI Prabowo Subianto hasil pelaksanaan Pilkada langsung pada November 2024 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 mendatang, Walikota Samarinda Andi Harun menyampaikan jadwal keberangkatanya kepada publik.

Berlangsung di rumah jabatan Walikota Samarinda minggu (16/2/2024) malam Walikota terpilih Andi Harun mengatakan bahwa ia bersama wakil walikota terpilih akan berangkat ke Jakarta pada Senin (17/2/2025).

Dalam Konferensi Pers Orientasi Awal Pemerintahan 2025-2030 Andi Harun yang didampingi Sekretaris Daerah Kota samarinda Hero Mardanus Setiawan, Assiten 2 Pemkot samarinda Marnabas Patiroy, dan assisten 3 Ali Fitri, Andi Harun menyampaikan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pelantikan kepala daerah se-Indonesia pada Kamis (20/2/2025) nanti dan harus mengikuti rangkaian kegiatan di Kantor Kemendagri mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Andi Harun mengaku dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan kesehatan, dilanjutkan dengan registrasi untuk pelantikan Selasa (18/2/2025) besok gladi kotor.

“Kami akan berangkat ke Jakarta besok (hari ini) untuk menghadiri pelantikan bersama sekitar 503 kepala dan wakil kepala daerah secara serentak oleh Presiden Pak Prabowo Subianto di Istana Merdeka,” kata Andi.

Dua kali gladi kotor akan diikuti, besok mengenakan training olahraga dan Rabu (19/2/2025) lusa gladi kotor langsung mengenakan pakaian dinas upacara.

“Kamis (20/2/2025) saya dengan pak wakil terpilih akan dilantik. Pelaksanaan mulai jam 10 pagi di Instana Negara. Yang diperkenankan masuk istri dan ketua DPRD,” jelas Andi Harun lagi.

Jumat (21/2/2025) usai pelantikan hanya Saefuddin Zuhri yang kembali ke Samarinda. Sementara dirinya berangkat ke Magelang untuk mengikuti retreat, kegiatan pendalaman diri, bersama seluruh kepala daerah lainnya.

Kembali ke Samarinda, Andi Harun yang akan menjalani roda pemerintahan daerah sesuai dengan Undang-Undang pemerintahan daerah.

“Apabila kepala daerah berhalangan, maka sehari-harinya pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan dijalankan wakil wali kota, dengan tetap berkoordinasi pada wali kota,” tutup Andi Harun. Red

 


Bagikan

Related Posts