DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara

Potensi Wisata Mahakam Mati di Desa Batuq

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas – Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki potensi wisata yang menarik, yaitu kawasan Mahakam Mati. Namun, destinasi ini belum dikelola secara maksimal karena masih berada pada tahap perencanaan dan wacana pengembangan.

Kepala Desa Batuq, Suwandi, mengatakan bahwa pihaknya tengah menjajaki langkah-langkah pengembangan wisata tersebut bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Salah satu fokus utamanya adalah merancang anggaran dan konsep pengelolaan yang tepat agar wisata Mahakam Mati bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Saat ini Sungai Mahakam mati menjadi pusat pengembangbiakan ikan jelawat yang merupakan salah satu ikan sungai yang ada di Sungai Mahakam.

Kenapa disebut Sungai Mahakam mati lanjut Suwandi, karena sebelumnya sungai ini merupakan daerah yang menjadi kawasan aliran sungai mahakam, namun akibat adanya fenomena alam yakni pendangkalan sungai mahakam , akhirnya air tidak lagi masuk kedalam sungai ini, karena beberapa kawasan didaerah ini telah menjadi daratan akibat terjadinya pendangkalan, sementara kawasan disisi dalam berubah menjadi danau alami yang kemudian digunakan warga menjadi tempat pembudidaya ikan.

“Inilah yang menjadi kendala utama kami didesa untuk  mengelola kawasan tersebut karena statusnya yang selama ini dimanfaatkan warga sebagai lokasi mencari ikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan kepada masyarakat agar pengembangan wisata tidak menimbulkan konflik kepentingan,” kata Suwandi kepada Solidaritas belum lama ini.

Suwandi menilai potensi wisata Mahakam Mati cukup besar jika dikelola dengan baik. Kawasan ini memiliki daya tarik yang unik dan beragam, sehingga dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Salah satu kelebihan kawasan Mahakam Mati lanjut Suwandi adalah pemandangan alamnya yang indah. Keindahan alam ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan melepaskan diri dari hiruk pikuk kota.

Selain pemandangan alamnya yang indah, kawasan Mahakam Mati juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang bisa menarik wisatawan.

“Nilai-nilai ini dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang unik dan berkesan bagi pengunjung,” jelasnya.

Dengan pengelolaan yang baik , Suwandi  berharap agar potensi wisata Mahakam Mati dapat menjadi peluang wisata yang menjanjikan. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam, nilai sejarah, dan budaya yang ada di kawasan ini, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan kerja sama yang baik, wisata Mahakam Mati dapat dikelola secara profesional dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,”tutupnya.

Sementara itu Husaini tokoh masyarakat desa Batuq mengatakan tertutupnya muara sungai desa Batuq disebabkan akibat terkikisnya perbukitan disekitar muara sungai dan mengakibatkan muara sungai tertutup .

“Dulu ada jalan sedikit namun karena terus terkikis kawasan perbukitan ini mengakibatkan muara sungai tertutup dan daratan menyambung ke pulau didepan sana, jadi itu dulu pulau,” jelas

Husaini. ADV/DPMDKukar/Ar

 


Bagikan

Related Posts