Kab. Kutai Kartanegara

HKG sebagai Momen Strategis untuk Memperkenalkan Potensi Lokal Desa

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas-  Kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) dapat menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Apalagi dilihat dari segi pemberdayaan ekonomi masyarakat, Kegiatan HKG dapat menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM. kegiatan ini juga menjadi ajang Promosi produk lokal yang dimiliki oleh desa-desa di Muara Muntai, seperti kerupuk, amplang, dan ikan asin.

Dan yang terpenting melalui kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung produk lokal dan UMKM, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Hal ini diungkapkan Camat Muara Muntai, Mulyadi kepada media di kantornya (25/6/2025) yang   mengungkapkan kesiapan wilayahnya menjadi tuan rumah peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026. Penetapan ini sendiri didasarkan pada prinsip pemerataan wilayah dalam pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut..

Kegiatan HKG dapat menjadi momentum penting bagi masyarakat Muara Muntai untuk meningkatkan perekonomian dan mempromosikan produk lokal.

Menurut Mulyadi, kegiatan seperti HKG (Hari Kesatuan Gerak) adalah momen strategis untuk memperkenalkan potensi lokal yang dimiliki desa-desa di Muara Muntai.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai pameran hasil kerajinan, tapi juga sebagai ruang aktualisasi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, untuk berkreasi dan berkontribusi dalam pembangunan desa.

Diharapkan melalui kegiatan ini partisipasi masyarakat yang tinggi meskipun hanya diperbolehkan membawa 31 personil panitia, partisipasi masyarakat tetap tinggi.
Apalagi adanya dukungan sukarela dari para pendukung dan supporter dari berbagai desa bahkan turut hadir secara sukarela, menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga.

Lebih lanjut Mulyadi mengatakan manfaat Kegiatan HKG adalah memperkenalkan potensi lokal yang dimiliki desa-desa di Muara Muntai, menjadi ruang aktualisasi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, untuk berkreasi dan berkontribusi dalam pembangunan desa,  Kegiatan HKG dapat meningkatkan semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga.

Apalagi wilayah Muara Muntai yang dikenal kaya dengan hasil olahan pangan lokal, kembali menampilkan produk khas seperti kerupuk, amplang, dan ikan asin.

Mulyadi mengaku pelaksanaan HKG di Muara Muntai mendapat tantangan tersendiri dalam logistik dan mobilisasi barang dari desa ke lokasi kegiatan melihat faktor geografi, ditambah lagi faktor cuaca  yang menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengiriman barang.

Mulyadi menyebutkan bahwa setiap kali mengikuti HKG, Muara Muntai selalu membawa produk UMKM unggulan dari desa-desa. Namun, tahun ini, mereka berupaya menampilkan ciri khas yang lebih menonjolkan identitas wilayah Muara Muntai.

Ia berharap Pemkab Kutai Kartanegara dapat memperhatikan kondisi infrastruktur yang masih terbatas di kecamatannya. Mengingat banyak area di Muara Muntai yang bergantung pada jembatan dan kawasan perairan, cuaca sangat mempengaruhi jalannya kegiatan.

“Harapan kami jangan sampai hujan deras karena akan banjir nantinya di pemukiman, dan tentunya kami berharap kegiatan ini nantinya bisa sumses dan lancar selama terlaksana,” pungkasnya.

ADV/Diskominfo Kukar/Sup


Bagikan

Related Posts