Kutai Kartanegara,Solidaritas – Pemerintah Desa Segihan di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, tengah menyiapkan pembangunan pasar modern berbentuk ruko permanen. Langkah ini menjadi bagian dari upaya desa dalam memperkuat struktur ekonomi lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda desa.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, menyebut bahwa konsep pasar tersebut akan berbeda dari model tradisional terbuka.
Ruko-ruko akan dibangun dengan penataan lebih rapi dan bersih, menyerupai format minimarket yang umum dijumpai di kawasan perkotaan.
“Kami ingin pasar ini menjadi lebih tertata dan nyaman. Penjual bisa menata barang dagangannya seperti toko kelontong modern,” jelasnya.
Pembangunan pasar ini juga ditujukan untuk mengakomodasi lulusan SMA dan SMK agar memiliki pilihan usaha di kampung halaman, tanpa harus merantau ke kota.
“Kami ingin memberikan ruang usaha dan kerja bagi pemuda desa. Ini bagian dari upaya menciptakan pusat ekonomi baru yang berkelanjutan,” tambahnya.
Inisiatif ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyatakan bahwa pengembangan pusat ekonomi desa seperti ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam menata kawasan pemukiman secara terpadu.
“Kami dorong desa-desa agar punya rencana penataan ruang yang baik, termasuk pasar dan sarana umum lain. Desa Segihan sudah meresponsnya dengan serius,” ujar Arianto saat dikonfirmasi.
Program pembangunan Pasar Sugihan di DPMD Kukar (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Kartanegara) merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya melalui pengembangan infrastruktur pasar.
Pembangunan pasar ini diharapkan dapat menyediakan wadah yang lebih baik bagi pedagang dan pembeli, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Desain teknis pasar modern tengah disusun, dan kami menargetkan pasar ini tak hanya menjadi sentra jual beli, tetapi juga ruang pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berdaya saing,” ungkap Arianto.
Dengan adanya pembangunan Pasar Sugihan, diharapkan dapat tercipta pusat kegiatan ekonomi yang lebih baik di Desa Sugihan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara keseluruhan. ADV/DPMDKukar/IN










