Samarinda,Solidaritas– Rusmadi Wongso Politisi Partai Demokrasi Perjuangan yang juga Pj Walikota Samarinda melakukan manuver jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah langsung pada 27 November mendatang.
Jumat Siang (1/11/2024) mantan Sekretaris Propinsi Kaltim di era Awang Faroek ini mendatangi kantor DPD Partai Demokrasi Perjuangan di jalan Aw Syahranie Samarinda, kedatangan Rusmadi diterima Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Kaltim, Veridiana Huraq Wang.
Usai pertemuan dengan wakil Ketua DPD PDIP KAltim Rusmadi mengatakan bahwa kehadiranya ke kantor DPD PDIP KAltim adalah untuk mengembalikan Kartu Tanada Anggota sebagai Kader PDIP.
“ Ya saya mengembalikan kartu tanda anggota sebagai kader PDI Perjuangan. Dan saya berterima kasih kepada partai yang sudah membesarkan saya dan menerima saya sebagai kader,” kata Rusmadi.
Lebih lanjut Politisi yang juga pernah menjadi Dosen ini mengatakan bahwa keputusan politik ini tidak mudah dan memerlukan pertimbangan matang. Apalagi keputusan ini adalah mundur dari partai yang menaunginya dan pernah menjadi pengusungnya.
Di Pilgub Kaltim 2018 lalu, PDI Perjuangan adalah partai pengusungnya sebagai calon gubernur Kaltim berpasangan dengan Syafaruddin, Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim. Isran Noor dan Hadi Mulyadi adalah lawan politik yang kemudian mengalahkannya.
PDI Perjuangan juga merupakan partai pendukungnya di Pilkada Samarinda 2020 lalu. Rusmadi sebagai calon Wakil Wali Kota maju bersama Andi Harun. Di tahun itu, Rusmadi memenangkan kontestasi politik.
“Saya ingin ini adalah jalan menuju kebaikan,” kata Rusmadi.
Di birokrasi, pangkat terakhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi, pimpinan para birokrat di Jalan Gajah Mada Samarinda era Gubernur Awang Faroek Ishak.
Sementara itu Wakil Ketua DPD PDI P Kaltim Veridiana Huraq Wang menyatakan bahwa langkah Rusmadi mundur dari PDI Perjuangan sebagai sikap sadar dalam menentukan pilihan politik yang bukan dari PDI Perjuangan.
“Beliau punya pilihan untuk tetap mendukung salah satu paslon. Dan kebetulan paslon ini bukan dari PDI Perjuangan. Kami berterima kasih kepada Pak Rusmadi yang hadir dan menjelaskan alasannya dengan penuh keterbukaan. Ini adalah keputusan yang beliau ambil dengan kesadaran penuh. Sebagai bentuk komitmen beliau, hari ini Pak Rusmadi juga mengembalikan KTA PDI Perjuangan kepada kami,” kata Veridiana.
Usai pengembalian KTA, Rusmadi pun berterima kasih kepada PDI Perjuangan. Keputusan ini pilihan terbaik bagi dirinya maupun PDI Perjuangan.
Pia









