Samarinda,Solidaritas – Pemerintah Kota Samarinda diminta untuk melanjutkan Program Samarinda Terang pada 2027 dengan memprioritaskan sejumlah ruas jalan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan peningkatan penerangan jalan perlu menjadi bagian dari agenda pembangunan tahun depan. Selain mendukung mobilitas warga pada malam hari, penerangan yang memadai dinilai penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di ruang publik.
“Kami mendorong agar Program Samarinda Terang tetap menjadi bagian dari agenda pembangunan pada 2027,” ujarnya, Senin (24/8/2026).
Untuk tahap awal, DPRD Samarinda mengusulkan tiga ruas jalan di kawasan tengah kota, yakni Jalan Dr Sutomo, Jalan Pahlawan, dan Jalan S. Parman. Ketiganya dinilai strategis karena menjadi jalur dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
“Kondisi penerangan di tiga ruas tersebut telah menjadi pembahasan antara legislatif, Pemerintah Kota Samarinda, dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),”jelasnya.
Ia menjelaskan usulan tersebut juga telah mendapat persetujuan awal untuk selanjutnya diarahkan masuk dalam kegiatan pembangunan tahun anggaran 2027.
“Yang tengah kota dan sebelumnya menjadi sorotan itu kawasan Sutomo, Pahlawan, dan S. Parman. Tiga kawasan ini menjadi rujukan awal untuk dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Meski tiga ruas tersebut menjadi prioritas awal, cakupan Program Samarinda Terang masih memungkinkan diperluas ke kawasan lain.
“Penentuan lokasi akan mempertimbangkan kondisi lapangan, kebutuhan masyarakat, aspek teknis, serta kemampuan keuangan daerah.
Deni mengakui kondisi fiskal menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan cakupan program,”tuturnya.
Kebijakan efisiensi anggaran membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menetapkan pembangunan yang akan dibiayai. adV








