Samarinda, Solidaritas – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalimantan Timur dipastikan akan terasa lebih menyala. Pada Minggu, 9 Agustus 2026 mendatang, langit Samarinda bersiap dikepung oleh kibaran warna sakral bangsa.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengonfirmasi kesiapan mereka untuk membagikan ribuan Bendera Merah Putih secara gratis kepada masyarakat luas.
Gerakan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Di balik selembar kain berukuran 60 x 90 sentimeter yang akan dibagikan, ada pesan gotong royong dan kerinduan untuk terus merawat rasa cinta tanah air di bumi etam.
Aksi nyata ini lahir dari arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim yang langsung direspons cepat oleh seluruh jajaran. Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring, mengungkapkan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim turun tangan langsung.
Secara swadaya dan gotong royong, mereka berhasil mengumpulkan 2.600 bendera yang siap diantarkan ke tangan warga.
“Pemprov Kaltim menyiapkan sebanyak 2.600 Bendera Merah Putih untuk dibagikan kepada warga pada 9 Agustus nanti,” ujar Sembiring.
Bagi warga Samarinda yang ingin mendapatkan bendera baru untuk dipasang di halaman rumah, pastikan untuk berolahraga atau melintas di kawasan GOR Kadrie Oening Sempaja pada Minggu pagi. Lokasi pusat olahraga tersebut dipilih sebagai titik utama pembagian karena selalu dipadati warga saat akhir pekan.
Namun, gerakan ini tidak berhenti di satu titik. Agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltim akan bergerak menyisir ruang-ruang publik lainnya.
Mulai dari hiruk-pikuk pasar tradisional, gang-gang permukiman warga, area sekitar rumah ibadah, hingga ke sekolah-sekolah, semuanya akan disambangi. Keterlibatan langsung para ASN ini diharapkan menjadi jembatan untuk menularkan energi positif dan semangat nasionalisme langsung ke tengah masyarakat.
Mengingat skala pembagian yang cukup masif, Pemprov Kaltim membentuk tim khusus demi kelancaran acara. Badan Kesbangpol bertindak sebagai motor utama, berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata, serta Biro Administrasi Pimpinan Setda Kaltim.
Melalui gerakan estafet Merah Putih ini, Sembiring berharap kesadaran berbangsa tidak hanya muncul saat upacara bendera, melainkan tumbuh dari rasa bangga memajang simbol negara di depan rumah masing-masing. Kaltim siap memerahputihkan sudut kota, menyambut usia baru Indonesia dengan penuh rasa optimisme. Red









