Samarinda, Solidaritas – Langkah penyegaran roda kepemimpinan di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki babak akhir. Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan daftar tiga besar calon pimpinan terbaik yang siap membawa perusahaan daerah menuju era baru yang lebih kompetitif.
Para kandidat yang terpilih ini telah berhasil melewati rangkaian ujian ketat. Mulai dari uji kelayakan dan kepatutan, penulisan makalah strategis, presentasi visi-misi, hingga wawancara mendalam bersama tim penguji.
Ketua Pansel, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa nama-nama yang diumumkan ke publik ini merupakan tiga besar terbaik di setiap formasi. Namun, ia menekankan satu detail penting terkait daftar tersebut.
“Nama-nama disusun berdasarkan urutan abjad, bukan berdasarkan peringkat nilai,” ujar Sri Wahyuni, melansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Kaltim, Kamis (23/7/2026).
Keputusan hasil akhir yang ditandatangani di Samarinda pada 20 Juli 2026 ini menegaskan komitmen Pemprov Kaltim dalam menjaring talenta terbaik secara transparan. Pansel juga menyatakan bahwa keputusan ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Berikut adalah daftar nama para kandidat yang berhasil menembus posisi tiga besar pada masing-masing BUMD Kaltim:
Calon Komisaris Independen:
- PT Migas Mandiri Pratama Kaltim (Perseroda): Franxisca Mariani, Jaka Wahyana, dan Mohammad Luthfi.
- PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera (Perseroda): Agus Dwi Henanto, Juliansyah Roy, dan Rudi Hartono.
- PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda): Ariesta Heksarini, Ira Kencana, dan Rudiansyah.
Calon Jajaran Direksi PT Jamkrida Kaltim:
- Direktur Operasional: Adi Nugroho, Hari Kurniawan Susilo, dan Yesika Irawati Rangubang.
- Direktur Umum: Dadang Permana dan Suparman (dua kandidat terbaik).
Kini, bola panas berada di tangan pemegang saham untuk menentukan siapa figur final yang paling tepat menduduki kursi top manajemen demi mendorong kontribusi BUMD terhadap perekonomian Benua Etam. Red








