Hiburan

Menikmati Angin Pesisir di Panrita Lopi, Destinasi Mandiri yang Bikin Kadispar Kaltim Kepincut

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas – Angin laut berembus tenang menyambut kedatangan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, M. Faisal minggu (19/7/2026) ke pantai Pantrita Lopi yang berada di desa Tanjung Limau , Kecamatan Muara Badak , Kabupaten Kutai Kartanegara.
Tiba di Dermaga pantai Pantrita Lopi, HM Faisal  yang biasanya disambut dengan  karpet merah namun , di pantai Pantrita Lopi deretan pohon cemara yang membentuk lorong menyambut para tamu yang datang untuk berwisata di pantai.
Di bawah rindangnya pohon cemara pesisir Muara Badak, langkah kakinya tertuju pada hamparan pasir Pantai Panrita Lopi. Kunjungan langsung ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan sebuah apresiasi terhadap geliat wisata lokal yang terus bersolek memanjakan mata wisatawan.
Kedatangan Faisal disambut hangat oleh sang pemilik tak kenal lelah, Daeng Lompo tepat didepan dermaga yang dipenuhi pohon bakau.
Sambil menyusuri garis pantai sepanjang 20 kilometer, Daeng menceritakan perjalanan destinasi ini sejak berdiri tahun 2017. Konsistensinya luar biasa, mampu memikat sekitar 1.000 pengunjung setiap minggunya untuk datang melepas penat.
Kini, destinasi andalan Kukar tersebut bersiap naik kelas. Pengelola tengah merampungkan pembangunan fasilitas premium berupa 7 unit cottage nyaman dan satu gedung aula serbaguna. Langkah mandiri inilah yang menuai pujian langsung dari orang nomor satu di Dinas Pariwisata Kaltim tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi keaktifan pihak pengelola yang terus berinovasi memajukan destinasi ini,” ujar Faisal dengan nada optimistis.
Bagi wisatawan, berlibur ke sini pun terbilang sangat praktis karena semua akomodasi dikemas dalam sistem paket terpadu. Tiket masuk sudah mencakup biaya penyeberangan kapal pulang-pergi (PP). Tarifnya pun sangat ramah di kantong, dirancang fleksibel untuk pelancong harian maupun pencinta kegiatan berkemah (camping):
    • Senin – Jumat (Harian): Rp50.000
    • Senin – Jumat (Menginap): Rp60.000
    • Malam Minggu (Harian): Rp60.000
    • Malam Minggu (Menginap): Rp70.000

Bagi yang ingin menikmati syahdunya malam di tepi pantai tanpa repot membawa perlengkapan, pengelola menyediakan sewa hammock seharga Rp25.000 serta tenda komplit dengan variasi harga Rp100.000 hingga Rp200.000 saja.
Malam hari di Panrita Lopi juga dikonsep dengan sangat rapi dan tertib. Wisatawan akan ditemani oleh alunan musik akustik yang syahdu pada pukul 20.00–22.00 WITA, dilanjutkan dengan musik DJ hingga tengah malam. Tepat pukul 00.00 WITA, musik dimatikan total demi memberikan waktu istirahat yang tenang bagi para petualang di bawah taburan bintang pesisir Kutai Kartanegara. Red

Bagikan

Related Posts