Kab. Kutai Timur

Pemerataan Energi Dipercepat, Kutim Pastikan Target Listrik Tepat Waktu

Bagikan

Kutai Timur, Solidaritas – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan percepatan pemerataan energi bagi desa-desa yang belum tersambung jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berjalan sesuai jadwal.

Pemerintah menargetkan seluruh penyambungan selesai pada awal 2026.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menuturkan bahwa pemerintah memprioritaskan sistem kerja terintegrasi dalam mempercepat proses ini dan perlunya kerja sama kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan PLN.

“Kami memastikan target tetap pada awal tahun, semua pihak sudah sepakat untuk mempercepat,” katanya, Sabtu (22/11/2025).

Sejumlah desa prioritas berada di kawasan pedalaman dan pesisir, seperti Sangkulirang Seberang (Mandu Dalam, Mandu Pantai, Saka) dan Batu Ampar (Mawai Indah dan Mugi Rahayu).

Beberapa di antaranya telah mendapatkan penerangan energi surya, terutama di kawasan Sandaran dan Pulau Miang, sebagai solusi sementara bagi masyarakat.

Sementara itu, desa lain sepenuhnya masih gelap pada malam hari dan bergantung pada sumber penerangan mandiri dengan kapasitas terbatas.

Ia juga menegaskan koreksi jumlah desa yang belum terlayani PLN. Verifikasi terbaru menunjukkan terdapat 15 desa, bukan 13 sebagaimana kabar sebelumnya.

“Penegasan jumlah desa ini bukan hal sepele. Arah kebijakan dan anggaran harus didasarkan pada data yang tepat,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga memperkuat monitoring lapangan agar progres sesuai target dengan langkah percepatan yang ditempuh, Pemkab Kutim optimistis tidak ada desa yang tertinggal dalam akses energi pada 2026.(ADV)


Bagikan

Related Posts