News

Jangan Percaya Joki, SKD PNS Kaltim bisa disaksikan di Youtube

Bagikan

Samarinda,Solidaritas –Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sudah berlangsung sejak 7 November pekan lalu. Panitia mengingatkan agar para peserta bisa mengerjakan soal soal yang ada dengan benar dan tidak menggunakan Joki karena SKD PNS Kaltim bisa disaksikan melalui monitor dan bisa dilihat melalui kanal Youtube.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Deni Sutrisno Senin (11/11/2024) mengatakan bahwa sampai saat ini, sudah ada 6.489 pelamar yang mengikuti SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk 261 formasi yang disediakan.

“Jumlah pelamar CPNS Kaltim mencapai 9.460 orang. Setelah diverifikasi, hanya 6.489 pelamar yang lolos seleksi administrasi,” jelas

Menariknya, proses SKD CPNS Kaltim ini dapat dipantau secara langsung melalui kanal YouTube Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN). Masyarakat dapat melihat langsung perkembangan nilai peserta saat mengerjakan soal.

“Nilai peserta langsung muncul di layar monitor. Jadi, semua berjalan transparan. Masyarakat bisa memantau pergerakan nilai peserta secara live,” tambahnya.

Terkait isu perjokian dalam seleksi CPNS, hal tersebut ditegaskan Deni tidak mungkin terjadi. Sistem CAT menjamin kejujuran dan transparansi dalam proses seleksi.

“Jangan percaya dengan siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada yang bisa memastikan kelulusan selain kemampuan peserta sendiri. Semua proses dilaksanakan secara transparan,” tegas Deni.

Jumlah Pelamar CPNS di Pemprov Kaltim Capai 9.460 Orang, Yang Lolos 6.489 Orang dan Sudah Jalani SKD di Samarinda

SKD berlangsung di Lab Station BKD Kaltim Jalan Bhayangkara Samarinda, dijadwalkan berlangsung delapan hari dan dibagi dalam empat sesi setiap harinya karena keterbatasan jumlah komputer.

“Kapasitas komputer hanya 150 unit, jadi dalam satu hari dibagi menjadi empat sesi. Setelah selesai satu sesi, ruangan disterilkan dan peserta sesi berikutnya dicek oleh aparat keamanan,” jelas Deni.

Berbeda dengan CPNS, seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diprioritaskan untuk non-ASN di lingkungan Pemprov Kaltim.

“Total formasi PPPK sebanyak 9.195, terdiri dari tenaga teknis 5.291, tenaga kesehatan 1.255, dan guru 2.649. Jumlah non-ASN kita berdasarkan data terkini sebanyak 7.880 orang,” sebutnya.

Deni menambahkan, seleksi PPPK menggunakan sistem peringkat. Prioritas utama diberikan kepada non-ASN yang telah terdaftar dalam basis data dan memenuhi persyaratan.

Seleksi untuk PPPK sendiri menurut rencana akan digelar pada Desember 2024 mendatang setelah seluruh tahapan seleksi CPNS selesai. Red


Bagikan

Related Posts