Samarinda, Solidaritas – Perjuangan membangun bangsa Indonesia dan membangun keluarga adalah satu kesatuan dalam kehidupan. Membangun keluarga juga berarti membangun bangsa.
Peringatan Hari Keluarga Nasional menjadi upaya untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga dalam menjaga ketahanan nasional, memupuk persatuan, dan kesatuan bangsa.
Kekuatan dalam pembangunan bangsa pun bermula dari keluarga. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014, tanggal 29 Juni ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional.
Melalui Hari keluarga nasional diharapkan mampu menjadi momentum tepat upaya penguatan peran keluarga dalam mempercepat menurunkan prevalensi stunting. Hal ini diungkapkan Wali Kota Andi Harun saat membuka Festival Bangga Kencana yang berlangsung di Halaman parkir Gor Segiri Samarinda (4/7/2024).
Turut hadir dalam acara yang di gagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota samarinda Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso, Kepala DPPKB Kota Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani, serta seluruh Camat dan lurah Kota Samarinda.
“Festival Bangga Kencana ini merupakan wujud komitmen kita dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga di Samarinda, serta bagaimana kita bisa bersama-sama memerangi masalah stunting,” tegas Andi Harun.
Wali Kota Andi Harun mengatakan dalam upaya menurunkan angka stunting pemerintah kota bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk sektor swasta dan masyarakat umum.
“Kita tidak bisa mengatasi masalah ini sendirian perlu dukungan dari semua elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak,” tambahnya.
Festival Bangga Kencana Ke-2 tidak hanya menjadi ajang pameran berbagai kegiatan sosial dan budaya, tetapi juga sebagai panggung untuk menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan keluarga semakin meningkat, sehingga generasi penerus kita dapat tumbuh dengan optimal,” ungkapnya.
Salah satu program unggulan yang dicanangkan Pemkot Samarinda adalah peningkatan akses terhadap gizi seimbang bagi anak-anak.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menurunkan angka stunting tidak hanya di Samarinda tetapi juga di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani, menjelaskan bahwa festival ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pejuang Bangga Kencana.
“Di sinilah kita dapat saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menjalankan program-program kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan program-program tersebut tidak terlepas dari peran aktif kader-kader di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dukungan dari dunia usaha lokal.
“Kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan swasta menjadi kunci utama dalam mewujudkan tujuan bersama,” tuturnya. (Pia)









